Rafael Struick Lebih Pilih Dewa United, Ini Respons Bos Persija Jakarta

AKURAT.CO, Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, angkat suara mengenai batalnya Rafael Struick bergabung bersama klubnya. Struick justru merapat ke Dewa United untuk mengarungi Super League 2025-2026.
Nama Rafael Struick memang belakangan sempat dikaitkan bakal merapat ke Persija Jakarta. Mohamad Prapanca sendiri tidak secara gamblang mengatakan bahwa klubnya membidik Rafael Struick.
Sebelumnya ia mengatakan bahwa Persija Jakarta membidik dua pemain diaspora. Satu pemain sudah didapatkan, yakni Jordi Amat, dan satu pemain lagi merupakan pemain berposisi winger dan striker yang diduga adalah Rafael Struick.
Baca Juga: Datangkan Rafael Struick, Dewa United Bidik Gelar Juara Super League 2025-2026
“Saya tidak tahu mengapa. Kami baru berangan-angan saja mendatangkan dia (Rafael Struick),” ucap Prapanca di Halte Busway Bundaran HI, Jakarta, Selasa (15/7). “Memang akhirnya dia memilih Dewa United."
Ada kabar batalnya Rafael Struick merapat ke Persija Jakarta lantaran adanya ketidakcocokan klausul.
Kabarnya Struick meminta tiket pulang pergi ke Belanda sebanyak empat kali selama satu musim yang disinyalir tidak disetujui Persija Jakarta.
Namun Prapanca menilai Struick lebih memilih Dewa United karena ingin lebih tenang. Sebab memang Dewa United tidak memiliki suporter sebanyak Persija Jakarta.
“Balik lagi itu keputusan pemain yang memang belum siap menghadapi tekanan begitu besar di Persija Jakarta,” kata Prapanca.
“Maka dari itu dia cari klub yang tidak ada suporternya."
Dengan batalnya mendatangkan Rafael Struick, Prapanca menegaskan bahwa Persija Jakarta hanya akan mendatangkan satu pemain diaspora, yakni Jordi Amat.
“Pemain diaspora hanya Jordi Amat. Sejauh ini pelatih cukup puas sama latihannya,” kata pria berkacamata itu.
Rafael Struick sendiri mendapat kontrak selama tiga musim bersama Dewa United. Bahkan, perkenalan Struick sebagai penggawa anyar Dewa United kabarnya tinggal menghitung hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









