AKURAT.CO, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi sepakbola Indonesia dengan resmi memperkenalkan mantan General Manager (GM) J League, Takeyuki Oya sebagai GM Competition dan Operation PT LIB.
Perkenalan Takeyuki Oya diumumkan langsung oleh Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, dan juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Hotel The Langham, Jakarta Selatan, Senin (7/7).
“Ya, alhamdulillah. Tentu saya apresiasi transformasi yang dilakukan PT LIB. Dua tahun terakhir banyak sekali hal positif telah dilakukan,” ucap Erick Thohir.
Baca Juga: Hasil Rapat Exco PSSI: Kongres 10 Juni, Tahun Depan Wasit Jepang dan Inggris Pimpin Liga 1
Erick menambahkan bahwa PT LIB sendiri memang sudah independen dan setara dengan seperti operator kompetisi top Eropa.
“Kita melihat struktur kompetisi macam-macan ada Liga Inggris, Bundesliga. Kita melihat sejarahnya, PT LIB pun sudah independen di mana saham PSSI cuma satu persen," jelas Erick Thohir.
“Hari ini PT LIB memperkenalkan Takeyuki Oya sebagai GM Kompetisi dan Operasional. Ini luar biasa ada terobosan di mana PT LIB memastikan semua berjalan profesional, transparan dan baik."
Baca Juga: PSSI Datangkan 2 Instruktur Jepang Latih Wasit
Erick menilai dengan pengalaman Tekyuki Oya yang sudah lama bergelut di roda kompetisi sepakbola Jepang, J.League bisa memperbaiki kompetisi sepakbola Indonesia.
“Pengalaman dia sudah 16 tahun dan ini percaya Liga Indonesia bisa diperbaiki. Saya berterima kasih ke Pak Ferry, terobosan luar biasa, perbaikan kalender Timnas Indonesia, implementasi VAR, kerja sama perwasitan terus ditingkatkan,” beber pria yang juga menjabat Menteri BUMN ini.
Sementara itu, Ferry Paulus menjelaskan bahwa kehadiran Takeyuki Oya bisa memberikan manfaat positif bagi PT LIB.
“Jadi, sebenarnya kalau ditanya, kenapa? Ya memang karena kami dalam proses perbaikan transformasi, enggak alergi juga untuk yang lebih baik," kata Ferry Paulus.
"Kalau kita lihat J.League satu di antara liga terbaik di Asia, bahkan di dunia diakui, sehingga ini sangat perlu transfer knowledge."