Napoli di Ambang Scudetto, Antonio Conte Bantah Label Pelatih "Spesialis Juara"

AKURAT.CO, Dengan Antonio Conte sebagai nahkoda, pendukung Napoli tak bisa tidak mengandalkan rekam jejak sang pelatih untuk memastikan gelar juara Liga Serie A Italia 2024-2025 di pekan terakhir.
Antonio Conte adalah spesialis juara. Dan membawa Napoli mengalahkan Cagliari di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Italia, Jumat (23/5) atau Sabtu dini hari WIB, nanti berarti scudetto untuk I Partenopei.
Pun demikian, Antonio Conte sendiri tidak menerima sepenuhnya dilabeli sebagai spesialis juara. Allenatore yang pernah membawa Juventus, Chelsea, dan Inter Milan menjadi juara liga itu juga mengingatkan bahwa ia sering kalah semasa jadi pemain.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Malam Ini: Penentuan Scudetto, Napoli atau Inter Milan?
“Saya mungkin spesialis kemenangan, tetapi saya juga spesialis kekalahan seperti di tiga final Liga Champions saya kalah sebagai seorang pemain,” kata Antonio Conte sebagaimana dipetik dari La Gazetta Dello Sport.
“Saya berusaha menjadi spesialis untuk membantu klub saya dan para pemain melakukan yang terbaik. Jika ini membawa kami menjadi juara, itu adalah kepuasan bagi saya.”
Semasa masih bermain untuk Juventus, Conte tiga kali menelan kekalahan di final Liga Champions. Yakni pada 1996-1997 atas Borussia Dortmund, 1997-1998 atas Real Madrid, dan 2002-2003 atas AC Milan.
Adapun sebagai pelatih, Conte mempersembahkan tiga scudetto untuk Juventus pada 2011-2014, Liga Primer Inggris untuk Chelsea pada 2016-2017, dan yang terakhir membangkitkan Inter dari masa surut satu dekade dengan scudetto 2020-2021.
Baca Juga: Napoli Salip Inter Milan di Puncak Klasemen Serie A, Antonio Conte Mulai Mencium Bau 'Scudetto'
“Saya tidak ingin siapapun melupakan bahwa dalam karier saya ada kemenangan dan kekalahan, yang menciptakan kesulitan dan terkadang berarti kurungan bagi saya,” kata Conte.
Napoli sendiri dalam posisi terdepan untuk menjadi juara Serie A musim ini karena mereka berada di puncak klasemen dengan selisih satu poin dari Inter Milan yang mengintai di posisi kedua.
Tak ayal, mengalahkan Cagliari malam ini akan memastikan scudetto keempat untuk Napoli. Sekaligus menghapuskan kutukan masa surut panjang yang pernah terjadi setelah Napoli menjuarai Serie A 1989-1990 bersama Diego Maradona.
Adapun Conte direkrut Napoli pada musim panas tahun lalu dengan kontrak tiga tahun. Jika bisa membawa Napoli juara, pelatih berusia 55 tahun tersebut mengulang sukses di Juventus dan Chelsea di mana ia memandu timnya menjuarai Liga di musim pertamanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









