AKURAT.CO, Bomber Dewa United, Egy Maulana, tampil trengginas di Liga 1 Indonesia 2024-2025. Egy menjadi satu-satunya pemain lokal yang mencetak dua digit gol bersaing dengan striker-striker asing.
Diumumkan operator kompetisi sepakbola Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Egy Maulana Vikri setidaknya sudah mencetak 12 gol dan tujuh assist.
“Egy Maulana Vikri menjadi satu-satunya pemain lokal dengan kontribusi gol plus assist terbanyak musim ini dengan 12 gol dan tujuh assist," tulis laman Liga Indonesia Baru (LIB).
Torehan ciamik ini membuay Egy masuk dalam lima striker tajam di Liga 1 2024-2025.
Baca Juga: Egy Maulana Vikri Cetak Gol seperti Messi, Jan Olde Riekerink Sebut Skill yang tak Bisa Diajarkan
Sedangkan empat pemain lainnya merupakan produk asing. Yaitu Alex Martins (Dewa United), Tyronne del Pino (Persib Bandung), Gustavo Almeida (Persija Jakarta), dan Gustavo Tocantins (PSS Sleman).
Dengan torehan ini sejatinya sejatinya Egy bisa mendapat perhatian dari Pelatih Timnas Indonesia, Patrick kluivert. Egy layak dicoba untuk pertama kalinya dilatih oleh Patrick kluivert.
“Egy membuktikan dirinya sebagai satu pemain di antara sedikit pemain lokal yang mampu bersaing dan paling berpengaruh di liga,” tulis pernyataan LIB.
Timnas Indonesia sendiri bakal melakoni dua laga terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Baca Juga: Dewa United vs PSS Sleman: Gol Egy Maulana Vikri Bawa Tangsel Warriors Bungkam Elang Jawa
Timnas Indonesia bakal menjamu China pada 5 Juni 2025 di Stadion Gelora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Dilanjutkan bertandang ke markas Jepang pada 10 Juni 2025.
Dua laga tersebut sangat penting bagi Timnas Indonesia untuk bisa menentukan langkah skuad Garuda menuju panggung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan juga Meksiko.
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi empat dengan sembilan poin, Timnas Indonesia bisa langsung lolos bila berhasil finis di posisi dua klasemen akhir grup C.
Namun andai gagal, Timnas Indonesia masih berpeluang ke putaran keempat dengan syarat finish di posisi ketiga atau keempat klasemen akhir grup C.