Persija Tanpa Almeida dan Gajos, Carlos Pena: Saatnya Pemain Lain Tampil Maksimal

AKURAT.CO Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, harus memutar otak untuk mengatasi absennya dua pilar utama tim, Gustavo Almeida dan Maciej Gajos, dalam tiga hingga lima laga ke depan di Liga 1 2024/2025.
Almeida dan Gajos harus menjalani hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah menerima kartu merah langsung dalam laga terakhir Persija.
Absennya kedua pemain ini menjadi tantangan besar bagi Macan Kemayoran, mengingat peran penting mereka di dalam tim.
Maciej Gajos adalah jenderal lini tengah Persija. Gelandang asal Polandia itu telah mencatat 25 penampilan, mencetak tiga gol, dan menyumbang empat assist musim ini.
Sementara itu, Gustavo Almeida merupakan ujung tombak utama Persija. Striker asal Brasil itu sudah mengemas 16 gol dari 24 pertandingan, menjadikannya mesin gol bagi Macan Kemayoran.
Baca Juga: Tarif Impor AS Naik, Rupiah Melemah: Momentum Emas Pariwisata Indonesia Bangkit!
Menghadapi kondisi ini, Carlos Pena menegaskan bahwa timnya harus tetap kompetitif meski kehilangan dua pemain kunci.
"Saya akan memaksimalkan semua pemain yang saya punya. Kita semua tahu bahwa dalam kompetisi, selalu ada pemain yang absen, baik karena cedera maupun skorsing. Jadi, kami harus selalu siap," ujar Carlos Pena, dikutip dari situs resmi Persija Jakarta, Kamis (3/4/2025).
Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak mencari alasan atas absennya Almeida dan Gajos. Justru, ini menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas mereka.
"Saya tidak ingin mencari alasan karena tidak adanya Gustavo dan Gajos. Ini saatnya bagi pemain lain. Mereka harus tampil maksimal, dan saya yakin mereka bisa melakukannya dengan baik," tegasnya.
Dengan jadwal padat Liga 1, Persija Jakarta kini dituntut untuk segera menemukan solusi taktis agar tetap kompetitif dalam perburuan posisi terbaik di klasemen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










