Akurat

Pengacara Eks Pelatih Timnas Spanyol Putri Bantah Kliennya Paksa Jenni Hermoso

Badri | 14 Februari 2025, 19:35 WIB
Pengacara Eks Pelatih Timnas Spanyol Putri Bantah Kliennya Paksa Jenni Hermoso

AKURAT.CO, Tim kuasa hukum eks Pelatih Tim Nasional Spanyol Putri, Jorge Vilda, membantah tuduhan saudara laki-laki dan teman Jenni Hermoso yang menyebut bahwa kliennya memaksa Hermoso untuk membenarkan bantahan Luis Rubiales.

Pernyataan ini disampaikan tim kuasa hukum Jorge Vilda yang dipimpin oleh Luis Jordana De Pozas sehubungan insiden ciuman yang dilakukan Luis Rubiales terhadap Jenni Hermoso di podium juara Piala Dunia Putri di Sydney, Australia, Agustus 2023.

Dalam kasus ini, Jorge Vilda terancam hukuman satu setengah tahun penjara dengan tuduhan memaksa Jenni Hermoso mengamini pernyataan Luis Rubiales yang menyebut ciuman di Sydney dilakukan atas dasar suka sama suka.

Baca Juga: RFEF Pecat Jorge Vilda, Luis Rubiales Keukeuh Tolak Mundur

“Saya bisa bilang itu palsu, ya, saya tidak akan menuduh mereka memberikan kesaksikan palsu dengan kenikmatan yang sama sebagaimana tuduhan yang mereka katakan kepada pihak lain,” kata De Pozas sebagaimana dipetik dari El Mundo Deportivo.

Jenni Hermoso adalah penyerang Timnas Putri Spanyol yang membantu timnya menjadi juara Piala Dunia Putri 2023 asuhan Jorge Vilda. Sementara Luis Rubiales adalah eks Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) yang mundur setelah peristiwa di Sydney.

Sidang kasus ini dimulai pada 3 Februari lalu di Pengadilan Tinggi di Madrid, Spanyol. Vilda diperkarakan karena dianggap memaksa Jenni Hermoso untuk tak meributkan insiden tersebut.

Saudara laki-laki Hermoso dan temannya menyebut bahwa Vilda melakukan tindakan itu dengan berbicara kepada mereka.

Baca Juga: Jorge Vilda Sebut Pemecatan Dirinya Tidak Adil

Sementara itu, kuasa hukum Vilda membenarkan bahwa kliennya bicara kepada saudara dan teman Hermoso namun tidak untuk memaksa. Kuasa hukum menyebut bahwa Vilda hanya “memohon”.

“Memohon bukan mengintimidasi; memohon hanyalah meminta,” kata De Pozas.

Kuasa hukum Vilda berpendapat bahwa pendekatan tersebut dilakukan kliennya karena mengkhawatirkan keributan di media bakal berdampak pada penampilan Jenni Hermoso di lapangan.

Dalam sidang terakhir, Luis Rubiales membantah tuduhan Hermoso terhadapnya. Bantahan serupa pernah disampaikannya di hari-hari pertama setelah polemik ini mencuat ke publik.

Rubiales sendiri dituntut hukuman satu tahun penjara atas tindakan ciuman paksa terhadap Hermoso. Ditambah satu setengah tahun karena memaksa Hermoso mengakui bahwa ciuman tersebut dilakukan karena suka sama suka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H