Blunder Lagi, Akankah Andre Onana Selalu Menjadi 'Duri' di MU Era Ruben Amorim?

AKURAT.CO, Nyaris satu setengah musim bergabung bersama Manchester United (MU) sejak Juli 2023, kesalahan di pertandingan ternyata belum lepas menghantui kiper asal Kamerun, Andre Onana.
Ya, pembicaraan soal tren kesalahan Andre Onana tersebut muncul kembali selepas laga keenam Liga Europa 2024-2025 antara MU dan Viktoria Plzen di Stadion Doosan, Plzen, Republik Ceko, Kamis (12/12) atau Jumat dini hari WIB.
Melawan Plzen, umpan Andre Onana kepada Matthijs De Ligt di menit ke-48 terlalu riskan sampai akhirnya direbut oleh Pavel Sulc di sisi kanan dan memberikan umpan untuk gol pembuka laga yang dicetak oleh Matej Vydra.
Baca Juga: Kena Sindir Van Dijk, Begini Tanggapan Kiper Manchester United Andre Onana
Beruntung MU merespons dengan dua gol balasan yang dicetak oleh Rasmus Hojlund pada menit ke-62 dan ke-88. Kesalahan Onana terselamatkan oleh dua gol yang dicetak Hojlund.
“Ini bukan masalah Andre menciptakan kesalahan, kami tidak melihat individu di sini ketika sesuatu terjadi dalam situasi yang salah,” kata Kapten MU, Bruno Fernandes, usai laga melawan Plzen sebagaimana dipetik dari BBC.
“Kami punya keyakinan besar terhadapnya. Dia tahu dia membuat kesalahan karena dia adalah orang yang cerdas, dia akan membantu kami dalam banyak kesempatan dan kami percaya dengan kualitasnya bersama bola.”
Baca Juga: Bakal Absen Bela MU Sebulan untuk Piala Afrika, Posisi Andre Onana Rawan Digeser Kiper Cadangan
Kesalahan yang dilakukan Onana menjadi sorotan setelah beberapa hari sebelumnya ia menampilkan penampilan yang kurang optimal ketika MU kalah 2-3 menghadapi Nottingham Forest.
Juga musim lalu ketika dua kesalahan kiper berusia 28 tahun itu melakukan dua kesalahan yang berakhir dengan skor 3-3 melawan Galatasaray di Liga Europa.
Namun demikian, sejatinya statistik menunjukkan bahwa eks Kiper Ajax Amsterdam dan Inter Milan ini cukup mengesankan musim ini. Onana merupakan kiper dengan clean sheet terbanyak di Liga Primer musim ini.
Hal lain yang menjadi sorotan adalah sistem tiga bek yang ingin diterapkan Pelatih MU, Ruben Amorim, belum sepenuhnya bisa dijalankan oleh pemain. Amorim ingin tiga beknya lebih sering menerima bola dari kiper.
“Amorim ingin para bek tengahnya masuk ke sana untuk menerima bola. Itu adalah posisi yang sulit untuk dimasuki,” kata eks gelandang MU, Owen Hargreaves.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









