Satu Pemain Menolak, Skuad MU Batal Kenakan Jaket Bertema LGBTQ di Kandang Everton

AKURAT.CO, Kemenangan Manchester United (MU) atas Everton pada Minggu (1/12) ternyata menyimpan cerita soal simbol dukungan raksasa Liga Primer Inggris tersebut terhadap komunitas LGBTQ.
Sebagaimana dilaporkan BBC, MU sedianya mengenakan jaket bertema dukungan untuk LGBTQ dalam lawatan ke kandang Everton di Stadion Goodison Park, Liverpool, Inggris, tersebut.
Namun rencana mengenakan jaket bertema LGBTQ itu batal dilakukan dan dukungan MU hanya ditunjukkan dengan ban warna pelangi di lengan kapten mereka, Bruno Fernandes.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs MU: Joshua Zirkzee Diharapkan Bisa Gedor Benteng Emirates
Kabarnya, bek MU asal Maroko, Noussair Mazraoui, merupakan pemain yang menolak mengenakan jaket bertema LGBTQ dengan alasan keyakinannya sebagai muslim.
Pun demikian, MU menolak mengungkap identitas pemain yang menolak aksi tersebut. Namun, mereka mengisyaratkan bahwa memang ada pemain yang tak berkenan dengan bentuk kampanye itu.
“Kami menunjukkan prinsip-prinsip melalui berbagai aktifitas, termasuk dukungan terhadap klub suporter Rainbow Devils kami, dan kampaye untuk merayakan penggemar LGBTQ+ dan memerangi semua bentuk diskriminasi,” kata MU.
“Pemain berhak untuk mempertahankan pendapat pribadinya, terutama dalam hubungan dengan agamanya, dan ini bisa jadi terkadang berbeda dengan posisi klub.”
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Sepakbola Eropa Malam Ini: Arsenal vs MU, Athletic Bilbao vs Real Madrid
Rainbow Devils sendiri adalah komunitas LGBTQ yang merupakan pendukung setia MU. Mereka mengaku kecewa dengan batalnya pemain MU menggunakan jaket bertema LGBTQ di Goodison Park.
Seraya menghormati keyakinan pemain, mereka kecewa karena pemain bersangkutan menempatkan seluruh tim dalam situasi sulit untuk mengenakan jaket LGBTQ.
“Kami menghormati hak pemain untuk memiliki pandangan sendiri,” kata Rainbows Devil.
“Pada saat yang sama kami juga merasa kecewa karena dia menempatkan seluruh skuad dalam posisi di mana mereka merasa tidak bisa mengenakan jaket (LGBTQ) mereka.”
MU sendiri akan bersiap menghadapi Arsenal di laga ke-14 Liga Primer Inggris di London, Inggris, Rabu (4/12) atau Kamis dini hari WIB. Tak ada kabar soal apakah pemain dari kedua tim akan mengenakan atribut bertema LGBTQ.
Lawatan ke kandang Arsenal akan menjadi tantangan bagi MU yang baru saja mengalahkan Everton. Selain untuk menaikkan posisi di mana mereka saat ini berada di peringkat kesembilan, melawan Arsenal juga adalah soal gengsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









