AKURAT.CO, Manajemen Persikabo 1973 mengumumkan secara resmi bahwa Djajang Nurdjaman mengajukan pengunduran diri sebagai pelatih.
Mundurnya Djajang Nurdjaman tak lepas dari penampilan Persikabo 1973 di kancah Liga 2 Indonesia 2024-2025 yang memang bisa dikatakan sangat memprihatinkan.
Tim berjuluk Laskar Padjajaran ini menghuni dasar klasemen grup A Liga 2. Sekaligus membuat Djajang Nurdjaman seakan tidak sanggup lagi menukangi Persikabo 1973.
Baca Juga: Flavio Silva Cetak Lima Gol untuk Persik, Persikabo 1973 Dipastikan Turun Kasta dari Liga 1
Kabar mengenai pengunduran diri Djajang Nurdjaman awalnya beredar sebagai rumor di jagat sosial media. Namun kini manajemen Persikabo 1973 membenarkannya.
“Jadi betul Coach Djanur (Djajang Nurdjaman) sudah mengajukan pengunduran diri resmi dan pihak manajemen pun sudah menyetujui pengunduran diri tersebut,” ucap manajemen Persikabo 1973 melalui keterangan resminya.
Manajemen Persikabo 1973 mengatakan bahwa inisiatif mundur datang dari mantan pelatih Persib Bandung tersebut.
“Pengunduran diri ini murni datang dari pribadi Coach Djanur sendiri dan bukan manajemen yang meminta.”
“Intinya manajemen Persikabo 1973 dan Coach Djanur telah sepakat untuk tidak melanjutkan kerjasama di sisa kompetisi Liga 2 musim ini secara baik-baik.
Baca Juga: Persikabo 1973 Degradasi, Djajang Nurdjaman: Semua Masalah Mental!
“Manajemen mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas segala kontribusi Coach Djanur kepada Persikabo 1973, serta selalu mendoakan kesuksesan beliau."
Perjalanan Djanur bersama Persikabo pertama kali dimulai pada awal kompetisi Liga 1 musim 2022-2023.
Laskar Padjajaran saat itu menunjuknya setelah Djanur menukangi Barito Putera selama dua musim.
Namun sayang, di awal kariernya, Djanur dan Persikabo memutuskan kerja sama di tengah jalan.
Djanur berpisah pada putaran kedua Liga 1 2022-2023, setelah hanya setengah musim menukangi Persikabo.
Namun Djanur kembali di pengujung Liga 1 2023-2024 menggantikan Aji Santoso.
Sayang, Djajang Nurdajaman tidak bisa menyelamatkannya Persikabo 1973 dari jurang degradasi. Alhasil Persikabo 1973 degradasi ke Liga 2 musim ini.
Meski degradasi, Djanur tetap bertahan sebagai pelatih Persikabo 1973. Hanya saja pelatih yang sempat membawa Persib Bandung juara kasta tertinggi ini tidak bisa berbuat banyak dan membuat Persikabo 1973 kini terancam terdegradasi ke Liga 3.