Kevin De Bruyne di Antara Jenuh Kesuksesan, Akhir Karier, dan Aroma Uang Arab Saudi

AKURAT.CO, Kevin De Bruyne akan berusia 33 tahun pada 28 Juni ini. Sejalan dengan itu, gelandang asal Belgia yang sukses bersama Manchester City ini membuka kemungkinan hengkang dan menyebut Arab Saudi sebagai salah satu tujuannya.
Hal ini disampaikan Kevin De Bruyne karena ia mendapatkan tawaran menggiurkan dari Arab Saudi untuk meninggalkan City musim panas ini. Dengan usianya yang sudah memasuki akhir karier, De Bruyne tak keberatan untuk “mencari uang”.
“Di usia saya Anda harus terbuka untuk apapun,” kata Kevin De Bruyne sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: Uang Arab Saudi Membuat Kevin De Bruyne 'Tergoda' Tinggalkan Manchester City
Di Manchester City saat ini, De Bruyne dikabarkan menerima bayaran sebesar 400 ribu Poundsterling (sekitar Rp8,33 miliar) per pekan. Meski jumlah yang diberikan City cukup besar, namun tawaran dari Arab Saudi tampaknya menggoda De Bruyne.
“Anda bicara soal jumlah uang yang luar biasa di akhir karier. Terkadang Anda harus memikirkan itu. Jika saya bermain di sana (Arab Saudi) dua tahun, saya bisa mendapatkan jumlah uang yang luar biasa,” ucap De Bruyne.
“Sebelumnya saya harus bermain selama 15 tahun. Saya bahkan belum mencapai jumlah (yang ditawarkan Arab Saudi) itu. Maka Anda harus memikirkan apa pentingnya itu untuk ke depannya. Tetapi saat ini saya belum memikirkannya.”
Bermain untuk City sejak 2015 atau sebelum Pep Guardiola datang ke klub tersebut pada 2016, Kevin De Bruyne berada pada fase yang wajar untuk mulai mencari jalan keluar.
Baca Juga: Cetak Gol Penentu Pasca Cedera, Kevin De Bruyne Mengaku Didorong oleh Niat yang Kuat
Hal yang sama dilakukan oleh pemain seperti Riyad Mahrez dan Ilkay Guendogan yang hijrah selepas mereka membantu The Citizens meraih treble musim lalu. Mahrez ke Saudi untuk Al Ahli sementara Guendogan pindah ke Spanyol untuk Barcelona.
Selain soal usia, yang terpenting bagi De Bruyne adalah menjaga motivasi setelah meraih segalanya bersama City. Mengganti suasana adalah pilihan yang masuk akal sementara kontraknya di City masih tersisa satu musim lagi.
“Saya masih punya satu tahun tersisa di kontrak saya, jadi saya harus memikirkan apa yang bakal terjadi,” kata De Bruyne.
“Anak tertua saya sekarang delapan tahun dan tidak tahu apa-apa tentang Inggris. Dia juga bertanya berapa lama lagi saya bermain untuk City. Ketika waktunya sudah datang, kami akan menghadapi masalah ini dengan cara tertentu.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









