Serangan terhadap Pesepakbola Timnas Malaysia Terjadi Lagi, Rumah Akhmad Khuzaimi Piee Dirampok!

AKURAT.CO, Rumah pesepakbola Malaysia yang bermain untuk Selangor FC, Ahmad Khuzaimi Piee, mengalami kerusakan diduga karena perampokan. Tak ada korban jiwa namun sejumlah benda-benda milik Khuzaimi raib.
Sebagaimana dikabarkan Malaysia Kini, peristiwa ini terjadi pada Rabu (22/5) sore ketika Akhmad Khuzaimi Piee sedang berlatih di Pusat Pelatihan Selangor FC di Shah Alam, Selangor, Malaysia.
“Kurang lebih pada jam sembilan malam ketika saya sampai di rumah saya melihat pintu pagar depan dan belakang sudah terbuka,” kata Akhmad Khuzaimi Piee.
Baca Juga: Dampak Disiram Air Keras, Pemain Timnas Malaysia Faisal Halim Jalani Operasi Ketiga Hari Ini
Diketahui bahwa perampokan tersebut membuat Khuzaimi kehilangan satu sepeda motor, empat tas berbagai merk, dan paspor.
Bek berusia 30 tahun yang punya catatan sembilan penampilan bersama Tim Nasional Malaysia itu juga sudah membuat laporan polisi.
“Dari hasil pemeriksaan awal saya tidak bisa memastikan jumlah kerugian dan lain-lain. Tujuan saya melapor adalah agar ada tindak lanjut dari polisi dan lembaga terkait,” kata Khuzaimi.
Musibah yang menimpa Khuzaimi bukan musibah biasa karena merupakan yang keempat yang dialami pesepakbola Malaysia sejak awal Mei. Keempat-empatnya pernah bermain untuk Timnas Malaysia.
Diawali dengan serangan terhadap pemain Terengganu FC, Akhyar Rashid, yang membuat sang pemain mengalami cedera pada 2 Mei sialm. Insiden terjadi di dekat tempat tinggalnya di Terengganu selepas pulang berlatih.
Baca Juga: Tiga Pemain Timnas Malaysia Diserang Sepekan Terakhir, Ada Apa dengan Sepakbola Negeri Jiran?
Tiga hari selepas itu, bintang Timnas Malaysia yang juga bermain di Selangor FC, Faisal Halim, disiram air keras di sebuah pusat perbelanjaan di Kuala Lumpur. Faisal sempat dirawat di instalasi gawat darurat meski kondisinya kini disebut kian pulih.
Pada 7 Mei giliran pemain Johor Darul Ta’zim, Safiq Rahim, yang harus mengalami kaca mobil yang sedang dikendarainya dipecahkan oleh orang tak dikenal dalam perjalanan sepulang latihan.
Rentetan peristiwa di Malaysia ini menarik perhatian dunia internasional. Adapun Presiden Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM), Hamidin Bin Haji Mohd Amin, mengusulkan para pesepakbola untuk menyewa pengawal pribadi.
FAM juga akan melakukan peningkatan pengawalan terhadap pesepakbola tim nasional mereka baik saat bertanding di dalam negeri maupun di luar negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









