Akurat

Pasca Kegagalan Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir Berani Targetkan Olimpiade 2028

Endarti | 9 Mei 2024, 23:35 WIB
Pasca Kegagalan Timnas Indonesia U-23, Erick Thohir Berani Targetkan Olimpiade 2028
 
 
AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat topi atas torehan Timnas Indonesia U-23. Meskipun gagal ke Olimpiade Paris 2024, Erick menilai sepakbola Indonesia memiliki kualitas.
 
Erick Thohir menyatakan bahwa perjalanan panjang dan pencapaian Timnas U-23 selama Piala Asia U-23 hingga babak play-off Olimpiade Paris melawan Guinea telah menasbihkan sejarah sekaligus babak baru sepakbola Indonesia.
 
"Kita memang belum berhasil menginjak Olimpiade kali ini. Namun perjalanan panjang dan pencapaian yang ditorehkan para pemain, pelatih, dan ofisial Timnas sejak Piala Asia hingga play-off menunjukkan sepakbola kita punya kualitas untuk tampil di Olimpiade," ucap Erick Thohir melalui keterangan resminya. 
 
 
Impian Timnas Indonesia U-23 untuk tampil di kancah Olimpiade memang telah sirna. Ini lantaran skuad Garuda Muda takluk 0-1 atas Guinea di babak play-off Olimpiade Paris 2024.
 
Meski gagal, Erick salut dengan perjuangan yang telah ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-23. Kini ia berani menargetkan Timnas Indonesia tampil di kancah Olimpiade berikutnya.
 
"Saya salut dan kita targetkan Olimpiade berikutnya. Terima kasih untuk perjuangan kalian,” kata Erick Thohir.
 
 
Erick juga mengucapkan banyak terimakasih yang telah memberikan dukungan. Terutama untuk Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang selalu memberikan dukungan untuk Timnas Indonesia.
 
“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua yang sudah mendukung. Terutama Pak Presiden Jokowi yang sudah memberikan perhatian yang sangat besar pada Timnas Indonesia," kata Erick.
 
"Seluruh pihak dan supporter yang sudah bahu-membahu memperkuat Timnas baik secara langsung maupun melalui doa yang tak pernah putus. Terharu sekali melihat begitu besar antusiasme masyarakat Indonesia,” tambahnya.
 
Erick tetap percaya pada program pematangan timnas yang mengandalkan kualitas talenta muda, pemain naturalisasi, dan latihan jangka panjang.
 
"Timnas ini punya generasi emas. Ada Witan, Marselino, Rizki Ridho, Ernando, plus pemain naturalisasi. Lalu kita punya blueprint hingga 2045, dan kita konsisten lakukan training jangka panjang. Artinya program yang kita jalankan sudah on the track. Kita akan konsisten dan perbaiki yang masih kurang," kata Erick.
 
"Karena bagaimanapun, dengan pencapaian timnas U-23 ini kita punya kebanggaan baru dan terbukti sepakbola makin menyatukan Indonesia."
 
Dalam laga terakhir sekaligus penentuan ke Olimpiade Paris 2024 di INF Clairefontaine, Paris, Prancis, Kamis (9/5), Indonesia dikalahkan Guinea dengan skor 0-1. Gol kemenangan wakil Benua Afrika itu dicetak oleh Ilaix Moriba lewat titik penalti pada menit ke-29.
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H