Eks Presiden RFEF Luis Rubiales akan Segera Disidangkan untuk Kasus Ciuman Jenni Hermoso

AKURAT.CO, Mantan Presiden Federasi Sepakbola Spanyol, Luis Rubiales, akhirnya akan menjalani sidang kasus ciuman terhadap salah satu pemain tim nasional putrinya, Jenni Hermoso.
BBC menyebut bahwa Luis Rubiales akan dihadapkan ke meja persidangan di Pengadilan Audencia Nacional di Madrid, Spanyol. Namun kapan jadwal persidangannya belum diketahui.
Selain disidang karena kasus ciuman, Rubiales juga diperkarakan dengan tuduhan pemaksaan terhadap Jenni Hermoso. Yakni memaksa Hermoso mengakui bahwa ciuman tersebut dilakukan karena dasar suka sama suka.
Baca Juga: Eks Presiden RFEF Luis Rubiales Dituntut Hukuman 2,5 Tahun Penjara karena Cium Jenni Hermoso
Ini adalah sidang pertama insiden ciuman yang memaksa Luis Rubiales mundur dari jabatannya sebagai Presiden RFEF. Insidennya sendiri terjadi di seremoni podium juara Piala Dunia Putri 2023 di Sydney, Australia, 20 Agustus 2023.
Pada seremoni tersebut, Rubiales mencium bibir Jeni Hermoso dan video insiden tersebut menyebar di media sosial. Video tersebut menimbulkan kehebohan karena Rubiales dianggap melecehkan Hermoso.
Hermoso sendiri mengatakan bahwa ia tak nyaman dengan tindakan Rubiales. Sebaliknya, Rubiales mengatakan bahwa ia melakukan hal tersebut dengan dasar pertemanan.
Skandal ciuman Rubiales terhadap Jeni Hermoso dianggap “membayangi” kesuksesan Timnas Putri Spanyol menjuarai Piala Dunia Putri 2023 dengan suasana gelap.
Baca Juga: Orang Kepercayaan Luis Rubiales Ditunjuk sebagai Presiden Baru Federasi Sepakbola Spanyol
Pasalnya, kemenangan 1-0 atas Inggris pada laga final di Stadion Australia tersebut merupakan gelar Piala Dunia pertama bagi Timnas Putri Spanyol.
Juga menunjukkan seksisme di sepakbola Spanyol dan lebih luas lagi di masyarakat Spanyol. Setelah insiden itu sejumlah demonstrasi terjadi untuk memprotes Rubiales dengan slogan “se acabo” yang berarti “berakhir sudah” muncul di Spanyol.
Dalam kasus pemaksaan, pengadilan tak hanya mengadili Hermoso, namun juga mantan Pelatih Timnas Putri Spanyol, Jorge Vilda, Direktur Olahraga Timnas Putri Spanyol, Albert Luque, dan Kepala Pemasaran RFEF, Ruben Rivera.
Empat individu tersebut bisa dihukum penjara selama 18 bulan jika terbukti bersalah dalam kasus ini.
Sejak pengunduran diri Rubiales, RFEF belum memiliki presiden baru. Mereka baru akan melakukan pemilihan presiden baru pada 10 September nanti di mana Pedro Rocha yang dianggap orang kepercayaan Rubiales ditunjuk memimpin RFEF untuk sementara waktu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









