Akurat

FIFA: Piala Dunia U-17 Akan Diadakan Setiap Tahun Mulai 2025

Sulthony Hasanuddin | 15 Maret 2024, 05:47 WIB
FIFA: Piala Dunia U-17 Akan Diadakan Setiap Tahun Mulai 2025

 

AKURAT.CO Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) menyampaikan bahwa Piala Dunia U-17 akan diadakan setiap tahun, bukan dua tahun sekali.

Nantinya Piala Dunia U-17 dengan lima edisi berikutnya dari 2025 akan berlangsung di Qatar.

Seperti Piala Dunia pria senior, turnamen Piala Dunia U-17 akan diperluas menjadi 48 tim.

Baca Juga: Slavia Praha vs Ac Milan: Skor 1-3, Rossoneri Melaju ke Perempat Final

"Ini mengikuti panggilan global untuk ekspresi minat dalam menjadi tuan rumah kedua kompetisi, dengan fokus pada pemanfaatan penggunaan infrastruktur sepakbola yang ada demi kepentingan efisiensi dan keberlanjutan turnamen," ungkap FIFA, dikutip Jumat (15/3/2024).

Tidak hanya itu, Piala Dunia U-17 putri juga akan dimainkan setiap tahun mulai tahun 2025, dengan Maroko menjadi tuan rumah acara.

Piala Dunia U-17 putra sendiri terakhir kali diadakan pada tahun 2023 di Indonesia dengan Jerman yang memenangkan gelar pertama mereka. Sementara Spanyol memenangkan edisi putri pada tahun 2022.

Baca Juga: Pelatih Jerman Tunjuk 6 Pemain Baru untuk Laga Persahabatan Lawan Prancis dan Belanda, Siapa Saja?

Seperti diketahui, Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia pria senior 2022 di musim dingin sementara Maroko adalah salah satu tuan rumah bersama untuk edisi 2030.

FIFA juga mengatakan rekor USD2,25 miliar atau setara Rp35 triliun telah dialokasikan untuk siklus 2023-2026 guna investasi dalam pengembangan sepak bola.

"Berkat tata kelola keuangannya yang solid, FIFA berada di jalur yang tepat untuk melampaui target anggarannya sebesar USD11 miliar untuk siklus 2023-2026," kata Presiden FIFA, Gianni Infantino pada pertemuan Dewan FIFA.

Baca Juga: Fans Manchester United Berencana Ajukan Protes Saat Lawan Liverpool, Ternyata Ini Penyebabnya

Infantino juga menyerukan pengenaan tindakan yang lebih ketat untuk memerangi rasisme.

Sebagai contoh pada bulan lalu, dia menyerukan tim untuk menghadapi kekalahan otomatis jika penggemar mereka menunjukkan perilaku rasis.

"Kongres FIFA ke-74 akan menandai tonggak sejarah dalam upaya berkelanjutan FIFA untuk melawan rasisme dengan langkah-langkah baru dan lebih ketat untuk diterapkan di seluruh dunia bekerja sama dengan semua asosiasi anggota dan konfederasi kami," tambahnya.

FIFA juga menerbitkan laporan tahunannya, mengatakan telah mencatat pendapatan USD1,17 miliar atau Rp18 triliun pada tahun 2023 yakni 53% lebih tinggi dari tahun 2019.

Baca Juga: Laporan FIFA: Tidak Ada Kasus Doping yang Diusut Sepanjang Turnamen Tahun 2023

Pendapatan dari hak penyiaran televisi berjumlah USD267 juta atau Rp4 triliun tahun lalu, didorong oleh liputan televisi Piala Dunia wanita di Australia dan Selandia Baru.

"Pada akhir tahun 2023, total aset FIFA berjumlah USD5,490 juta, dengan sebagian besar dalam bentuk tunai dan aset keuangan (86%)," kata Alejandro Dominguez, Ketua komite Keuangan, dalam laporannya.

Laporan tahunan akan diserahkan untuk persetujuan akhir di Kongres FIFA pada 17 Mei, ketika tuan rumah Piala Dunia Wanita 2027 juga akan dipilih.

Ada tiga tawaran negara untuk lokasi turnamen tersebut, termasuk satu dari Brasil, satu dari Belgia, Jerman dan Belanda.

Terdapat juga tawaran bersama lainnya dari Meksiko dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Denmark Berencana Mewajibkan Perempuan untuk Wajib Militer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.