Miris, Persija Jakarta Bukan Bersaing Menuju 4 Besar Malah Pusing Hindari Zona Degradasi

AKURAT.CO Persija Jakarta sebagai predikat tim besar Indonesia mengalami nasib miris di Liga 1 2023-2024. Berlabel runner up Liga 1 musim lalu, Persija Jakarta kini malah dipusingkan untuk tidak masuk ke zona degradasi.
Ya, penampilan Persija Jakarta di Liga 1 musim ini memang sangat berbanding terbalik dengan musim lalu. Musim lalu, Persija Jakarta bersaing ketat dengan PSM Makassar untuk memburu gelar juara Liga 1.
Baca Juga: Kalahkan Arema, Bhayangkara Keluar Dari Zona Degradasi
Meskipun di hasil akhir, Persija Jakarta harus puas dengan posisi runner up karena PSM Makassar sebagai juara Liga 1 musim lalu.
Penampilan Persija Jakrta musim ini, justru miris. Bukan bersaing dengan tim lain untuk masuk posisi empat besar dan masuk zona Champions series, Persija Jakarta justru dipusingkan untuk tidak masuk ke zona degradasi.
Terbaru, Persija Jakarta takluk 1-2 atas Persib Bandung di pekan ke-28 Liga 1 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.
Persija Jakarta kini berada di peringkat 11 klasemen sementara dengan raihan 35 poin. Perolehan poin Persija pun dekat dengan zona degradasi paling atas yang ditempati Persita Tangerang. Mereka hanya terpaut tujuh poin saja.
Dengan posisi ini, pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll ingin membawa Persija Jakarta lolos dari zona bawah dan finis di posisi terbaik di Liga 1 2023/2024.
“Penting juga kita melihat ke (posisi klasemen) bawah, banyak tim yang dari bawah kita sudah mulai mengejar dan kita mempunyai sisa laga lagi untuk bangkit,” ucap Thomas Doll.
“Saya akui klasemen memang tidak bohong, sekarang kita hanya punya 35 poin,” jelas pelatih asal Jerman ini.
Senada dengan Thomas Doll, kapten tim Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa menilai dia dan rekan-rekan akan berjuang menyelamatkan Persija Jakarta.
“Kita harus berjuang untuk menggapai posisi aman dari degradasi, karena dari (klasemen posisi) bawah terus mendesak naik, kita terus berjuang untuk aman dari zona degradasi,” tukas pemain yang kerap disapa Bagol ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









