Persebaya vs Arema: Derbi Jawa Timur Akan Dikawal 4.925 Personel Keamanan

AKURAT.CO, Kepolisian Daerah Jawa Timur tak ingin mengambil risiko pada laga antara Persebaya Surabaya dan Arema FC. Untuk itu, mereka menugaskan sebanyak 4.925 personel untuk mengamankan Derbi Jawa Timur yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (23/4) itu.
“Dari hasil rapat koordinasi yang digelar kemarin, sebanyak 4.925 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemkot Surabaya diterjunkan untuk melakukan pengamanan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Dirmanto di Surabaya, Kamis (21/9), sebagaimana dipetik dari Antara.
Jumlah aparat yang tak sedikit itu difokuskan untuk mengantisipasi masuknya suporter Arema dari Malang ke Surabaya di laga pekan ke-13 Liga 1 Indonesia 2023-2024 tersebut. Dirmanto menyebut bahwa pihaknya akan melakukan pembatasan di seluruh batas kota Surabaya mulai Sabtu pagi hari pertandingan.
Baca Juga: Derbi Jawa Timur Tetap Di GBT Sabtu Ini, Bonek Diminta Jaga Fasilitas Stadion
Larangan suporter tamu merupakan regulasi yang diterapkan PSSI di kompetisi sepakbola nasional musim ini imbas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, tahun lalu. PSSI juga berkali-kali mengatakan bahwa FIFA memantau soal keamanan pertandingan sejak tragedi Kanjuruhan.
“Kemudian kami terus melakukan imbauan-imbauan. Kami mohon kepada suporter untuk menaati perjanjian tahun 1996, yakni tidak ada kunjungan suporter, baik Persebaya maupun Arema,” kata Dirmanto.
“Kami mohon untuk teman-teman Aremania (sebutan untuk suporter Arema) agar tidak berkunjung dan sebaiknya menyaksikan siaran langsung melalui tayangan stasiun televisi.”
Baca Juga: Resmi, Persebaya Lepas Aji Santoso
Jumlah 4.925 personel untuk satu pertandingan sepakbola bisa dikatakan cukup banyak di Indonesia. Namun demikian, pertandingan Persebaya kontra Arema juga bisa disebut sebagai salah satu laga yang paling rawan kerusuhan suporter.
“Kami melakukan pengamanan dengan melibatkan personel yang maksimal. Contohnya di laga Madura dan Persebaya, tidak sampai 1.000 personel yang diterjunkan. Pada laga nanti personel yang diterjunkan hingga 4.000. Itu salah satu pola agar laga bisa berjalan dengan baik,” kata Dirmanto.
Pertandingan Persebaya dan Arema juga akan menjadi laga terakhir di Stadion Gelora Bung Tomo sebelum stadion tersebut disterilkan untuk Piala Dunia U-17 2023. Adapun GBT merupakan stadion yang menjadi kandang Indonesia di penyisihan grup A Piala Dunia U-17 yang bakal dimulai pada 10 November mendatang.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









