Akurat

5 Alasan Tidak Boleh Melewatkan Derby Madrid Di Akhir Pekan Ini

Sulthony Hasanuddin | 21 September 2023, 14:45 WIB
5 Alasan Tidak Boleh Melewatkan Derby Madrid Di Akhir Pekan Ini

AKURAT.CO Derby Madrid pertama musim LALIGA EA SPORTS 2023/24 dijadwalkan dimulai pada Senin dinihari Waktu Indonesia Barat, ketika Atlético de Madrid menjamu pemimpin klasemen Real Madrid di Estadio Cívitas Metropolitano.

Los Blancos saat ini berada di puncak klasemen dengan rekor 100 persen kemenangan, sehingga Atleti akan melihat ini sebagai peluang besar untuk memperkecil ketertinggalan.

Hal tersebut lantas menjadikan Derby Madrid sebuah pertandingan besar dan patut diwaspadai jelang duel seru Matchday 6 ini.

Baca Juga: Derby Madrid: Atletico Menang Tipis Atas El-Real

5 Alasan Tidak Boleh Melewatkan Derby Madrid

Dikutip dari Footbalicious, berikut ini berbagai alasan tidak boleh melewatkan Derby Madrid Akhir pekan ini.

1. Atlético de Madrid akan berusaha mengakhiri rentetan kemenangan beruntun Real Madrid

Los Blancos mulai menunjukkan performa terbaiknya musim ini. Mereka telah memenangkan lima pertandingan pertama musim LALIGA EA SPORTS 2023/24, mencetak 10 gol dan hanya kebobolan tiga kali.

Tiga dari lima kemenangan ini merupakan kemenangan comeback meski lawan sempat unggul terlebih dahulu dan yang terakhir, ketika Fran García memberikan umpan kepada Fede Valverde dan Joselu untuk membantu tim asuhan Carlo Ancelotti membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-1 melawan Sociedad sebenarnya.

Kini giliran rival sekota Real Madrid yang mencoba mengakhiri lima kemenangan beruntun.

Baca Juga: Real Madrid vs Atletico Madrid: Los Blancos Perkasa di Derby Madrid

2. Pertandingan kandang pertama Atlético de Madrid dalam lebih dari sebulan

Tim asuhan Diego Simeone baru sekali bermain di hadapan pendukungnya sejauh musim ini.

Dalam pertandingan pembuka musim LALIGA EA SPORTS 2023/24, Atleti menjamu Granada CF yang baru promosi di Estadio Cívitas Metropolitano, mengamankan kemenangan 3-1 berkat gol Álvaro Morata, Memphis Depay dan Marcos Llorente.

Beberapa pekan kemudian, laga kandang mereka melawan Sevilla FC yang semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 3 September, harus ditunda karena hujan badai yang cukup deras.

Ini berarti pendukung Atlético Madrid harus dengan sabar menunggu selama 41 hari untuk menyaksikan tim mereka bermain lagi di kandang sendiri, sehingga mereka akan lebih bersemangat di tribun karena mereka berharap untuk melihat apa yang akan menjadi kemenangan derby kedua di stadion ini sejak kemenangan mereka pada tahun 2017.

Baca Juga: Derby Madrid akan Tersaji di Pramusim

3. Derby Madrid pertama Jude Bellingham

Beberapa pemain akan ambil bagian dalam Derby Madrid pertama mereka, seperti César Azpilicueta, Javi Galán, Kepa, Joselu atau Fran García.

Namun, pemain debutan yang paling ingin dilihat adalah Jude Bellingham, gelandang Inggris yang tampil luar biasa sejauh ini untuk Real Madrid, mencetak lima gol dalam lima pertandingan pertamanya.

Ini akan menjadi ujian terbesarnya, jadi akan sangat menarik untuk melihat bagaimana ia mencoba menembus lini belakang kokoh Atlético de Madrid.

4. Kebutuhan Atlético de Madrid untuk bangkit kembali

Atlético de Madrid memasuki musim 2023/24 dengan tujuan untuk bersaing dengan Real Madrid dan FC Barcelona untuk memperebutkan gelar LALIGA EA SPORTS.

Namun, mereka sudah kehilangan lima poin. Atleti berhasil mengalahkan Granada CF dan melewati Rayo Vallecano dengan kemenangan dominan 7-0, namun mereka bermain imbang 0-0 di Real Betis dan kalah 3-0 akhir pekan lalu di Valencia CF.

Pasukan Simeone mungkin masih memiliki satu pertandingan tersisa, namun kekalahan dari Real Madrid akhir pekan ini akan membuat Los Rojiblancos tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen.

Sementara itu, potensi kemenangan melawan rival sekotanya bisa membuat mereka memperkecil jarak dengan Los Blancos menjadi lima poin.

5. Duel dua pelatih kelas dunia

Carlo Ancelotti dan Diego Simeone akan saling berhadapan untuk yang ke-21 kalinya dalam karier kepelatihan mereka yang sukses.

Faktanya, tidak ada pelatih yang lebih sering menghadapi juru taktik Atleti selain pelatih asal Italia itu.

Rekor head-to-head mereka cukup imbang, Ancelotti sudah merayakan delapan kemenangan, sedangkan Simeone tujuh kali keluar sebagai pemenang dan lima laga berakhir imbang.

Sebagai dua pelatih paling berprestasi di dunia, Ancelotti dan Simeone sudah beberapa kali menyatakan kekagumannya.

Kini, kedua ahli taktik akan kembali bertanding mencoba mengalahkan satu sama lain untuk mendapatkan keunggulan dalam salah satu pertandingan yang paling dinantikan musim ini.

Itulah alasan mengapa tidak boleh melewatkan Derby Madrid akhir pekan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.