Akurat

Terlibat Skandal Ciuman, Bos Federasi Sepak Bola Spanyol Undur Diri

Sulthony Hasanuddin | 11 September 2023, 11:33 WIB
Terlibat Skandal Ciuman, Bos Federasi Sepak Bola Spanyol Undur Diri

AKURAT.CO, Ketua Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales, mengundurkan diri dari jabatannya karena skandal tuduhan bahwa dia memberikan ciuman yang tidak diminta kepada seorang pemain di tim nasional wanita Spanyol di Piala Dunia bulan lalu.

Baca Juga: Jadwal Sepakbola Internasional Malam Ini: Georgia vs Spanyol, Slovakia vs Portugal

Rubiales mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah pernyataan di mana dia mengatakan posisinya sudah tidak dapat dipertahankan, pada Minggu (10/9/2023).

Bersamaan dengan pernyataan Rubiales, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) kemudian mengonfirmasi bahwa dia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada presiden sementara, Pedro Rocha.

Ciumannya terhadap pemain Jenni Hermoso setelah kemenangan Piala Dunia di Sydney pada 20 Agustus telah menyebabkan kemarahan di antara para pemain, pejabat pemerintah hingga banyak masyarakat Spanyol yang lantas menimbulkan pertanyaan tentang seksisme dalam olahraga.

Keputusan Rubiales untuk pergi diketahui setelah berbagai serangan lebih lanjut terhadap posisinya dalam beberapa hari terakhir.

Seorang jaksa penuntut Spanyol mengajukan pengaduan ke Pengadilan Tinggi terhadap Rubiales atas tuduhan pelecehan dan pemaksaan seksual.

Pengaduan tersebut menggambarkan bagaimana Rubiales mencium Hermoso di mulut tanpa persetujuannya sambil memegang kepalanya dengan kedua tangan setelah Spanyol mengalahkan Inggris untuk memenangkan Piala Dunia.

Baca Juga: Jenni Hermoso Gugat Rubiales Lewat Jalur Hukum

Rubiales mengatakan bahwa ciuman tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka dan sampai hari Minggu (11/7/2023) lalu menolak seruan dari para pemain, pejabat pemerintah dan pihak-pihak lain agar dia mengundurkan diri.

Rubiales juga telah diskors selama tiga bulan dari semua kegiatan sepak bola oleh FIFA sambil menunggu penyelidikan oleh badan sepak bola dunia atas tindakannya.

"Setelah skorsing cepat yang dilakukan oleh FIFA, ditambah lagi dengan proses hukum yang sedang berjalan jelas bahwa saya tidak akan bisa kembali ke posisi saya," ujar Rubiales dalam pernyataannya, dikutip Senin (11/9/2023).

"Bersikeras untuk menunggu dan bertahan, tidak akan memberikan kontribusi positif apapun, baik untuk federasi maupun untuk sepak bola Spanyol. Antara lain karena ada kekuatan de facto yang akan mencegah kembalinya saya," tambahnya.

Rubiales juga mengatakan bahwa dia telah mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden Badan Sepak Bola Eropa, UEFA.

Dirinya membuat unggahan di X, platform media sosial yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Jenni Hermoso merupakan salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang masa Spanyol dengan 51 gol, perempuan itu saat ini bermain di tim papan atas Meksiko, Pachuca.

Para Menteri Spanyol, yang telah mendukung Hermoso dan menyerukan agar Rubiales pergi lantas merayakan kepergian bos federasi sepak bola itu.

"Negara feminis ini maju lebih cepat dan lebih cepat," penjabat Menteri Tenaga Kerja Spanyol, Yolanda Diaz memposting di X setelah berita pengunduran diri Rubiales.

"Transformasi dan peningkatan kehidupan kita tidak bisa dihindari. Kami bersama Anda, Jenni, dan dengan semua wanita," tambahnya.

Di sisi lain, meski telah mengundurkan diri sebagai bos federasi, Rubiales tetap memertahankan versinya tentang kejadian tersebut.

Sebuah pesan yang diposting dengan pernyataannya pada hari Minggu (10/9/2023) mengatakan Rubiales tetap memertahankan kehormatannya.

"Saya akan memertahankan kehormatan saya. Saya akan mempertahankan ketidakbersalahan saya. Saya memiliki keyakinan di masa depan. Saya percaya pada kebenaran," tulis Rubiales.

Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Piers Morgan, Rubiales menambahkan bahwa dia mengambil keputusan untuk mengundurkan diri setelah berbicara dengan keluarga dan teman-temannya.

"Luis, Anda harus fokus pada harga diri Anda dan melanjutkan hidup Anda. (Jika tidak) Anda mungkin akan menyakiti lebih banyak orang yang Anda cintai dan olahraga yang Anda cintai," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.