Ibu Luis Rubiales Dibawa Ke Rumah Sakit Di Hari Ketiga Mogok Makan

AKURAT.CO, Setelah dua hari melakukan mogok makan, ibu Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, dikabarkan dibawa ke rumah sakit di hari ketiga. Angeles Bejar, demikian nama ibu Rubiales, diketahui mengalami kelelahan.
Angeles Bejar melakukan mogok makan sejak Senin (28/8) sebagai bentuk protes atas kritik yang dilancarkan terhadap putranya. Ia mengunci diri di sebuah gereja di kota tempat Rubiales dibesarkan, Motril, Spanyol.
"Dia tidak dalam kondisi baik karena suhu panas dan semua yang lainnya," kata salah seorang pastor di gereja bersangkutan, Romo Antonio, sebagaimana dipetik dari BBC. "Kakinya balu dan dia sangat kelelahan. Dia juga menjadi sangat gugup."
Baca Juga: Bela Putranya, Ibu Luis Rubiales Mogok Makan Di Gereja
Ketika memulai mogok makan, Angeles Bejar mengatakan bahwa ia akan melakukan hal tersebut untuk waktu yang tak terbatas, siang dan malam. Ia juga menyebut kritik yang dilancarkan terhadap Luis Rubiales merupakan "perburuan berdarah dan tak berperikemanusiaan."
Situasi ini menyusul insiden Luis Rubiales mencium salah satu penyerang Tim Nasional Putri Spanyol, Jenni Hermoso, di podium juara Piala Dunia Putri 2023. Kritik menghujani Rubiales selepas video peristiwa yang terjadi di Stadion Sydney, Australia, 20 Agustus silam itu menyebar di media sosial.
Situasi menegang setelah Rubiales berbicara di Kongres Luar Biasa RFEF pada pekan lalu bahwa ia tidak akan mundur. Timnas Putri Spanyol mengambil sikap dengan menyatakan bahwa mereka tidak akan bermain sebelum Luis Rubiales mundur dari jabatannya.
Baca Juga: Pemimpin Federasi Wilayah Cabut Dukungan, Kemunduran Luis Rubiales Menunggu Waktu
Pengadilan Olahraga Spanyol juga sedang mempertimbangkan permintaan pemerintah negaranya untuk menangguhkan eks pesepakbola berusia 46 tahun tersebut dari posisinya di RFEF. Sementara para pemimpin federasi sepakbola wilayah di Spanyol meminta Rubiales meletakkan jabatannya.
Dari luar Spanyol, FIFA menerapkan larangan Rubiales melakukan aktifitas yang berhubungan dengan sepakbola selama 90 hari sejak Sabtu (26) lalu. Serikat klub-klub Eropa juga menyatakan desakan mundur terhadap Rubiales.
Presiden UEFA, Alexander Ceferin, memilih berhati-hati memberikan pernyataan terhadap kasus ini. Namun, ia mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan Rubiales terhadap Hermoso adalah sesuatu yang tidak pantas.
"Saya seorang pengacara dan salah satu Wakil Presiden FIFA. Sebarang komentar yang saya katakan akan terdengar seperti tekanan," kata Ceferin.
"Saya hanya harus bilang bahwa saya sedih peristiwa seperti itu membayangi kemenangan Tim Nasional Putri Spanyol. Kita harus mengubah banyak hal."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









