Saddil Dikabarkan Dilarang Klub Malaysia Bela Timnas, PSSI Bakal Surati FAM
AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, akan turun tangan langsung untuk mengatasi permasalahan yang melibatkan Saddil Ramdani di Malaysia. Pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara, itu dikabarkan tidak mendapatkan izin dari klubnya, Sabah FC, untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia U-23.
Iriawan mengatakan bahwa PSSI akan terus mengusahakan Saddil agar bisa bergabung dengan Timnas U-23 untuk melakukan pemusatan latihan di Jakarta, yang sudah berlangsung sejak Kamis (7/4). Bahkan, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu akan melakukan komunikasi langsung dengan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
"Ini kita komunikasikan, kalau emang ada referensi saya bisa komunikasi dengan FAM," kata Iwan Bule usai menyaksikan latihan Timnas U-23 di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (12/4).
"Saya akan lakukan itu untuk bisa bantu Saddil, karena tadi ada referensi pemain Malaysia diizinkan. Artinya, saya akan bicara dengan federasi, karena yang lain sudah diizinkan."
Sebelumnya, Saddil menceritakan bahwa dirinya dilarang oleh Sabah FC untuk meninggalkan tim demi Timnas Indonesia di SEA Games 2021. Pasalnya, ajang multi-olahraga bergengsi di Asia Tenggara itu tidak masuk dalam kalender resmi FIFA.
Eks pemain Persela Lamongan itu mengaku baru akan dilepas oleh Sabah FC pada 24 Mei 2022. Sementara SEA Games 2021 berlangsung pada 6-23 Mei.
Selain Saddil, ada satu nama pemain yang berkarier di luar negrei yang kemungkinan juga tidak dapat izin membela Timnas. Dia adalah Elkan Baggott yang dilarang meninggalkan tim oleh klubnya, Ipswich Town.
Iwan Bule pun menegaskan bahwa PSSI hingga kini terus melakukan komunikasi dengan klub-klub terkait. Termasuk juga klub Asnawi Mangkualam (Ansan Greenes/Korea Selatan), Pratama Arhan (Tokyo Verdy/Jepang), Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman (FK Senicha/Slovakia).
"Yang jelas dalam proses komunikasi, surat menyurat dan pembicaraan. Yang jelas mereka tidak ke sini, ketemunya di Korea, isnyaallah komunikasi cukup baik, mudah2an dgn komunikasi dan hubungan baik, mereka tujuh pemain itu kita harapkan bisa bergabung dengan tim di Sea Games," ucap Iriawan.
"Saya sampaikan kami akan terus melakukan komunikasi karena mereka kami anggap penting untuk gabung. Para pemain yang di luar itu cukup bagus-bagus selain yang ada di sini. Jadi kami terus komunikasi, mudah-mudahan bisa terealisasi.
"Ini tim yang kalau mereka bisa gabung, tentu kuat sekali tim. Ini harapan kami untuk bisa membawa pulang emas, 2019 kemaren harus dibalas di SEA Games sekarang."
Selain di Jakarta, Timnas U-23 dijadwalkan juga akan melakukan TC di Korea Selatan mulai 15 hingga 28 April 2022. Diharapkan, enam pemain luar negeri itu bisa bergabung dalam TC tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN
- 10Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional




