Satiananthan: FAM Harus Bertanggungjawab Atas Kegagalan Malaysia di Piala AFF

AKURAT.CO, Kekalahan atas Indonesia di penyisihan terakhir Piala AFF 2020 agaknya masih membekas di publik Malaysia bahkan ketika turnamen tersebut sudah menjelang semifinal. Beberapa analisa diajukan dan salah satunya kesalahan diarahkan terhadap Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM).
Adalah mantan Pelatih Tim Nasional Malaysia, Bhaskran Satiananthan, menganggap FAM harus bertanggungjawab atas kegagalan di Piala AFF tahun ini. Beberapa persoalan yang dikemukakan di antaranya adalah penyusunan jadwal pertandingan kompetisi domestik dengan kalender internasional.
“Ketika kita jadi juara, semua orang ingin pujian. Sekarang kita sudah gagal, seluruh komite (FAM) juga gagal. Jadi, lakukan pembedahan masalah,” kata Satiananthan sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
“Orang-orang di komite harus melakukan perencanaan dengan layak, memperkirakan hal-hal dan ketika mereka tidak melakukannya, siapa yang bertanggungjawab? Fungsi mereka adalah untuk membantu rencana turnamen, pertandingan internasional dan apapun yang pelatih butuhkan, mereka harus membantu.”
Salah satu alasan utama yang dianggap menjadi kegagalan Malaysia terutama setelah kala 1-4 dari Indonesia di laga penyisihan terakhir Grup B Piala AFF 2020, Minggu (19/12), adalah ketidakleluasaan Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, memilih pemain.
Di antaranya karena beberapa pemain yang terpapar virus corona (Covid-19) dan cedera di kompetisi domestik. Meski begitu, Satiananthan tidak setuju jika hal-hal tersebut dianggap sebagai penyebab tersingkirnya Malaysia di kejuaraan sepakbola antar negara Asia Tenggara tersebut.
“Ini seharusnya sudah ada dalam rencana karena tim-tim lain bisa bersiap dengan baik. Jika kita bilang Covid-19 (sebagai alasan), masalah ini tidak hanya memengaruhi Malaysia tetapi juga negara-negara lain,” kata Satiananthan.
“Jadi, siapa yang memutuskan kalender dan liga domestik? Kalender FIFA diputuskan dua tahun sebelumnya. Tetapi kalender domestik kita yang mengendalikan, jadi menurut saya kita mesti menyesuaikan dengan itu.”
Kegagalan Harimau Malaya–julukan Timnas Malaysia–melangkah ke semifinal Piala AFF 2020 merupakan yang pertama bagi mereka sejak 2016. Malaysia juga merupakan runner-up kompetisi sepakbola terbesar se-Asia Tenggara itu setelah dikalahkan Vietnam di final edisi 2018.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta



