Atasi Bau Sampah di GBT, Khofifah Siap Bicara dengan Risma

AKURAT.CO, Ditunjuknya Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Surabaya, Jawa Timur, sebagai salah satu venue Piala Dunia 2021 masih menyisakan polemik soal persyaratan lingkungan. Saat ini, pemerintah setempat harus mencari jalan keluar untuk menghilangkan bau sampah yang berasal dari tempat pembuangan sampah di dekat stadion.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan bahwa ia siap untuk berbicara dengan Walikota Surabaya, Tri "Risma" Rismaharini, untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Yang terpenting, kata Khofifah, para pihak mau terbuka untuk membicarakannya.
“Sebenarnya bukan persoalan siap atau tidak siap, tapi saya ini terbuka dengan siapa saja. Tadi saya juga mendengarkan masukan dari guru-guru,” kata Khofifah di Surabaya, Senin (4/11).
Khofifah sempat mengeluhkan bau sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (Benowo) yang masuk ke dalam Stadion Gelora Bung Tomo. Seiring dengan kunjungan FIFA ke stadion dengan kapasitas 50 ribu tempat duduk tersebut untuk Piala Dunia U-20 2021, bau sampah di kawasan itu kini jadi pembicaraan publik.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, sempat tidak bisa masuk ke dalam stadion saat berkunjung pada Minggu (3/11). Peristiwa tersebut terjadi karena stadion masih terkunci.
Zainudin juga memunculkan kesan adanya “pertarungan ego” antara pemegang kekuasaan di Jawa Timur dan Surabaya soal Stadion Gelora Bung Tomo. Ia meminta Khofifah dan Tri Rismaharini untuk mencari jalan keluar dengan mengesampingkan ego.
“Yang penting adalah bagaimana persyaratan sesuai penetapan FIFA dapat terpenuhi. Mengelola olahraga tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri dan harus bergotong-royong. Kuncinya harus bisa menurunkan ego masing-masing dan duduk bareng,” ucap Zainudin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta


