AKURAT.CO, Tim Nasional Futsal Indonesia Putra menelan kekalahan tipis pada laga lanjutan babak grup SEA Games ke-33 tahun 2025.
Bertanding di Nonthaburi Stadium, Thailand, Rabu, (17/12) skuad Garuda harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-1.
Sejak awal pertandingan, Indonesia tampil agresif dan langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi penguasaan bola dan tekanan tinggi terus ditunjukkan anak asuh Hector Souto Vazquez sepanjang laga.
Namun, efektivitas menjadi pembeda pada pertandingan tersebut. Vietnam mampu memanfaatkan peluang yang didapat dan mencetak gol pada menit kesebelas melalui Tu Minh Quang.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga babak pertama berakhir.
Memasuki paruh kedua, intensitas permainan Indonesia semakin meningkat. Serangan bertubi-tubi dilancarkan ke pertahanan Vietnam, memaksa lawan lebih banyak bertahan di area sendiri.
Berdasarkan catatan statistik pertandingan, Indonesia mencatatkan 43 tembakan sepanjang laga. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan Vietnam yang hanya melepaskan 24 tembakan.
Meski menciptakan banyak peluang, penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi Indonesia. Sejumlah kesempatan emas gagal berbuah gol, membuat skor 1-0 untuk keunggulan Vietnam bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto Vazquez, menilai hasil akhir tidak mencerminkan performa anak asuhnya di lapangan. Ia menyebut skor sebagai satu-satunya aspek yang tidak berpihak kepada timnya.
"Masalah utama kami dalam pertandingan ini hanyalah skor. Kami melepaskan lebih dari 43 tembakan, sementara mereka 24," ujar Souto dalam keterangan resminya, Rabu (17/12).
"Mereka mencetak satu gol dan kami tidak. Itulah futsal, terkadang satu gol menentukan segalanya."
Pelatih asal Spanyol tersebut juga menanggapi reaksi publik atas hasil minor ini. Ia meyakini permainan yang ditunjukkan Indonesia seharusnya mendapat apresiasi.
"Kita perlu menang, menang, dan selalu menang. Saya pikir masyarakat Indonesia mungkin akan mengeluh soal hasil hari ini. Jika melihat hasil, ya, tentu."
"Tapi jika mereka melihat cara kami bermain, saya rasa mereka tidak akan komplain. Jika realistis, mereka akan melihat bahwa kita superior. Kita mengendalikan permainan secara penuh," tambahnya.
Terkait peluang meraih medali di SEA Games 2025, Souto menegaskan bahwa fokus tim kini tertuju pada pertandingan berikutnya di fase grup.
"Benar bahwa kemenangan hari ini seharusnya menjadi langkah besar menuju medali, namun sekali lagi, kami tidak bisa mengontrol hasil akhir," kata Souto.
"Kami hanya harus terus mengontrol performa kami di lapangan."
Timnas Futsal Indonesia masih menyisakan beberapa laga di babak grup. Evaluasi terhadap efektivitas penyelesaian akhir serta pemulihan kondisi pemain menjadi perhatian utama tim sebelum kembali melanjutkan perjuangan di ajang SEA Games 2025.