SEA Games: Bungkam Tuan Rumah Lewat Adu Penalti, Timnas Futsal Putri Indonesia Melaju ke Final

AKURAT.CO, Timnas Futsal Indonesia Putri berhasil melenggang ke babak final SEA Games 2025. Srikandi Futsal Garuda melenggang ke partai final usai menaklukkan tuan rumah Thailand.
Menghadapi tekanan luar biasa dari tuan rumah Thailand pada ajang 33rd SEA Games Thailand 2025, Garuda Pertiwi sukses mengunci kemenangan dramatis penalti dengan skor 7-6 setelah imbang 4-4 di Bangkokthonburi University Gymnasium, Bangkok, Thailand, Selasa (16/12).
Menurunkan komposisi Starting V terbaiknya, Amelya Fitry, Novita Murni, Dhea Febrina Bangun, Agnes Matulapelwa, dan Ikeu Rosita, Indonesia langsung menggebrak.
Baca Juga: SEA Games: Timnas Futsal Indonesia Masih Belum Puas Meski Bantai Myanmar 5-1 di Laga Perdana
Laga baru berjalan satu menit, Rosita Ikeu menyentak publik tuan rumah dengan gol cepatnya. Pertandingan pun berubah menjadi aksi saling balas serangan yang memacu adrenalin.
Meski Thailand sempat menyamakan kedudukan lewat Meekham Sangrawe (8’) dan berbalik unggul melalui Peanpailun Darika semenit kemudian, semangat juang para srikandi futsal Indonesia tak pernah padam. Babak pertama ditutup dengan skor ketat 3-3.
Intensitas semakin memanas di babak kedua. Kedua tim sama-sama menambah satu gol, memaksa skor imbang 4-4 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Di babak penentuan adu penalti, mentalitas juara berbicara. Para eksekutor Indonesia tampil dingin dan klinis, melesakkan tujuh gol penalti, unggul atas Thailand yang mencetak enam gol.
Baca Juga: Jadwal SEA Games 2025 Hari Ini: Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam dan Semifinal Voli Putra
Head Coach Timnas Futsal Putri Indonesia, Luis Estrela Luis, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai bukti ketangguhan mental anak asuhnya di level tertinggi.
“Ini adalah pertandingan yang luar biasa! Kami menghadapi tim kelas dunia di kandang mereka sendiri, semua orang tahu kualitas Thailand," kata Luis Estrela.
Namun, para pemain saya menunjukkan karakter yang fenomenal hari ini. Mereka bertarung tanpa rasa takut!” kata Marques dengan penuh semangat.
Luis menekankan bahwa kemenangan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari keringat dan air mata selama persiapan intensif.
“Hasil hari ini bukan kejutan, ini adalah bayaran lunas atas kerja keras tim selama dua bulan terakhir. Mereka mampu mengontrol emosi di laga besar yang penuh tekanan dan tetap percaya pada proses yang kami bangun setiap hari,” katanya.
Lebih jauh, sang pelatih memuji skuadnya yang didominasi darah muda. Komitmen, disiplin fisik, dan mentalitas untuk terus belajar menjadi kunci performa impresif Garuda Pertiwi.
“Banyak pemain kami masih sangat muda, tapi mereka punya nyali besar dan kemauan untuk berkembang. Saya sangat bangga dengan usaha mereka, tidak hanya hari ini, tapi di setiap sesi latihan. Kemenangan ini adalah milik mereka!” kata Luis Estrela.
Kini, mata tertuju pada laga puncak. Luis mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyatukan dukungan dan doa bagi Timnas Futsal Putri Indonesia dalam menatap partai final.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







