Demi Penggemar Sepakbola, Mikel Arteta Minta Manajemen Arsenal Tolak ESL

AKURAT.CO, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengambil sikap tegas dengan meminta manajemen klubnya menentang usulan European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa.
Menurut Mikel Arteta, penolakan Arsenal terhadap ESL merupakan bentuk keberpihakan terhadap penggemar sepakbola. Dan sejauh ini, penggemar adalah salah satu bagian terkuat yang menolak ESL.
“Pendukung sepakbola dan gairah yang mereka bawa ke pertandingan adalah alasan permainan ini menjadi milik mereka,” kata Mikel Arteta sebagaimana dipetik dari BBC. “Pendapat mereka sangat penting dan kita harus melihat kepada mereka.”
Baca Juga: Babak Baru UEFA vs ESL, Aleksandr Ceferin Kembali Nyatakan Penolakan atas Proposal Baru
ESL kembali menjadi wacana setelah Pengadilan Keadilan Eropa menyatakan bahwa tindakan UEFA menjatuhkan sanksi terhadap klub yang ingin bergabung dengan turnamen tersebut melanggar hukum.
Pada saat bersamaan, Pengadilan Keadilan Eropa menyatakan pula bahwa putusan tersebut bukan berarti ESL disetujui untuk diselenggarakan.
ESL adalah sebuah proposal yang muncul pada 2021 tentang turnamen yang berisikan 12 tim elite Eropa yang merupakan anggota permanen alias tidak terkena aturan promosi dan degradasi.
Beberapa tim elite tersebut di antaranya adalah Real Madrid, Barcelona, Juventus, Liverpool, Chelsea, dan Arsenal. Misinya saat itu adalah untuk memperbanyak big match ketimbang Liga Champions yang menggunakan sistem undian.
Baca Juga: 3 Klub Pendiri ESL Mulai Ditindak UEFA
Proposal tersebut mengalami penolakan pada 2021 terutama dari tim-tim besar Liga Primer Inggris. Kali ini, terutama Arsenal, menyatakan bahwa posisi mereka tidak berubah.
“Kami tetap di posisi yang sama dan kami senang bermain di Liga Champions dan akan tetap melakukannya,” kata Arteta.
“Pembicaraan (dengan pemilik Arsenal menunjukkan) bahwa kami sangat jelas setelah apa yang terjadi dua tahun lalu. Menurut saya klub telah mengeluarkan pernyataan yang sangat jelas dan transaparan. Kami akan bertahan dengan itu.”
Namun demikian, di luar Inggris ada juga klub besar yang setuju dengan European Super League. Salah satunya adalah pemilik juara bertahan Liga Serie A Italia, Napoli, Aurelio De Laurentiis.
Menurutnya, ESL perlu untuk mengubah kompetisi yang diatur oleh orang-orang tanpa pandangan ke depan. “Sepakbola hari ini diatur oleh orang-orangtua, tetapi di atas semua itu mereka tanpa visi,” kata De Laurentiis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 2Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 3Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 4Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 5Kalender Jawa 4 November 2026: Watak Weton Rabu Kliwon yang Dikenal Berwibawa
- 6Prediksi Skor Leipzig vs Man City 5 November 2026: Haaland Jadi Ancaman, The Citizens Diunggulkan
- 7Prediksi Skor AEK Athena vs Real Madrid 5 November 2026: Los Blancos Bidik Kemenangan Keempat
- 8Saham BBCA Tertekan Isu MSCI, Peluang Akuisisi DBS Group Mulai Jadi Perbincangan
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






