Akurat

Sambut Regulasi 2027: Yamaha Resmi Tinggalkan Mesin 'Inline-4', Beralih ke Konfigurasi V4

Hervin Saputra | 2 Februari 2026, 15:21 WIB
Sambut Regulasi 2027: Yamaha Resmi Tinggalkan Mesin 'Inline-4', Beralih ke Konfigurasi V4

AKURAT.CO, Era baru persaingan MotoGP memaksa pabrikan raksasa asal Jepang, Yamaha, melakukan revolusi teknis besar-besaran.

Mereka resmi menanggalkan mesin legendaris Inline-4 dan beralih ke konfigurasi V4 demi menjawab tantangan regulasi aerodinamika musim 2027.

Langkah radikal ini diambil menyusul adanya pembatasan teknis pada musim mendatang, salah satunya pengurangan lebar fairing depan sebesar 50 milimeter.

Baca Juga: Berpisah dengan Mesin Inline, Ini Kemajuan Terbesar Yamaha Musim Ini Menurut Fabio Quartararo

Bos Yamaha Racing, Paolo Pavesio, menegaskan mesin Inline-4 yang memiliki dimensi lebih lebar sudah tidak lagi relevan dengan aturan baru.

Menurutnya, ruang mesin yang sempit tidak memungkinkan pemasangan perangkat aerodinamika atau wings secara optimal.

"Memang tidak tertulis secara eksplisit bahwa tim harus menggunakan V4. Namun, dengan batasan aerodinamika tersebut, penggunaan mesin V4 menjadi sebuah keharusan," tegas Pavesio, dikutip dari Crash, Senin (2/2).

Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, menjelaskan peralihan ini sengaja dilakukan lebih awal, tepat pada musim terakhir era mesin 1.000cc.

Baca Juga: Yamaha 'Mentok', Ini Alasan Alex Rins Beralih ke Mesin V4 di MotoGP 2026

Hal ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang tim untuk pengumpulan data serta memahami karakter mesin V4 lebih mendalam sebelum regulasi mesin 850cc diberlakukan pada 2027.

Langkah ini juga memberikan kesempatan bagi para pembalap melakukan adaptasi gaya balap dengan distribusi bobot motor yang baru.

Termasuk memastikan keandalan mesin sebelum memasuki persaingan gelar juara dunia di masa depan.

Transformasi ini mulai membuahkan hasil positif dalam uji coba pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Pembalap anyar mereka, Jack Miller, berhasil membawa purwarupa V4 Yamaha ke puncak daftar catatan waktu pada hari kedua Shakedown Test.

Sementara itu, bintang Yamaha, Fabio Quartararo, mengakhiri sesi uji coba dengan selisih 0,5 detik dari Aleix Espargaro yang memimpin bersama Honda.

Hasil ini memberikan optimisme tinggi bagi skuad yang bermarkas di Iwata tersebut.

Mesin V4 teranyar ini akan kembali diuji ketangguhannya dalam tes resmi di Sepang pekan ini.

Mereka akan bersaing langsung dengan jajaran pembalap reguler musim 2026. Perubahan ini sekaligus menandai berakhirnya dominasi mesin Inline-4 yang selama puluhan tahun menjadi identitas utama Yamaha di lintasan MotoGP.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H