Sambut Regulasi 2027: Yamaha Resmi Tinggalkan Mesin 'Inline-4', Beralih ke Konfigurasi V4

AKURAT.CO, Era baru persaingan MotoGP memaksa pabrikan raksasa asal Jepang, Yamaha, melakukan revolusi teknis besar-besaran.
Mereka resmi menanggalkan mesin legendaris Inline-4 dan beralih ke konfigurasi V4 demi menjawab tantangan regulasi aerodinamika musim 2027.
Langkah radikal ini diambil menyusul adanya pembatasan teknis pada musim mendatang, salah satunya pengurangan lebar fairing depan sebesar 50 milimeter.
Baca Juga: Berpisah dengan Mesin Inline, Ini Kemajuan Terbesar Yamaha Musim Ini Menurut Fabio Quartararo
Bos Yamaha Racing, Paolo Pavesio, menegaskan mesin Inline-4 yang memiliki dimensi lebih lebar sudah tidak lagi relevan dengan aturan baru.
Menurutnya, ruang mesin yang sempit tidak memungkinkan pemasangan perangkat aerodinamika atau wings secara optimal.
"Memang tidak tertulis secara eksplisit bahwa tim harus menggunakan V4. Namun, dengan batasan aerodinamika tersebut, penggunaan mesin V4 menjadi sebuah keharusan," tegas Pavesio, dikutip dari Crash, Senin (2/2).
Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, menjelaskan peralihan ini sengaja dilakukan lebih awal, tepat pada musim terakhir era mesin 1.000cc.
Baca Juga: Yamaha 'Mentok', Ini Alasan Alex Rins Beralih ke Mesin V4 di MotoGP 2026
Hal ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang tim untuk pengumpulan data serta memahami karakter mesin V4 lebih mendalam sebelum regulasi mesin 850cc diberlakukan pada 2027.
Langkah ini juga memberikan kesempatan bagi para pembalap melakukan adaptasi gaya balap dengan distribusi bobot motor yang baru.
Termasuk memastikan keandalan mesin sebelum memasuki persaingan gelar juara dunia di masa depan.
Transformasi ini mulai membuahkan hasil positif dalam uji coba pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Pembalap anyar mereka, Jack Miller, berhasil membawa purwarupa V4 Yamaha ke puncak daftar catatan waktu pada hari kedua Shakedown Test.
Sementara itu, bintang Yamaha, Fabio Quartararo, mengakhiri sesi uji coba dengan selisih 0,5 detik dari Aleix Espargaro yang memimpin bersama Honda.
Hasil ini memberikan optimisme tinggi bagi skuad yang bermarkas di Iwata tersebut.
Mesin V4 teranyar ini akan kembali diuji ketangguhannya dalam tes resmi di Sepang pekan ini.
Mereka akan bersaing langsung dengan jajaran pembalap reguler musim 2026. Perubahan ini sekaligus menandai berakhirnya dominasi mesin Inline-4 yang selama puluhan tahun menjadi identitas utama Yamaha di lintasan MotoGP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








