Fabio Quartararo Masih Bungkam Soal Rumor 'Hengkang' ke Honda

AKURAT.CO, Kabar mengejutkan datang dari ajang MotoGP terkait masa depan juara dunia asal Prancis, Fabio Quartararo. Pembalap berusia 26 tahun itu kini tengah menjadi pusat perhatian menyusul rumor kepindahannya ke tim pabrikan Honda untuk musim kompetisi 2027.
Munculnya spekulasi ini membuat Fabio Quartararo menjadi sosok yang paling diburu awak media saat menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia. Namun, pembalap berjuluk El Diablo tersebut memilih untuk tidak memberikan jawaban gamblang.
Saat tiba di lintasan untuk hari kedua tes di Sepang, Fabio Quartararo langsung dicecar pertanyaan mengenai isu kesepakatan kontrak dengan pabrikan Jepang tersebut. Ia tampak enggan memperpanjang spekulasi yang berkembang.
Baca Juga: Berpisah dengan Mesin Inline, Ini Kemajuan Terbesar Yamaha Musim Ini Menurut Fabio Quartararo
"Terlalu banyak bicara! Fokuslah pada apa yang bisa kita fokuskan," ujar Fabio Quartararo singkat, seperti dikutip Crash, Sabtu (31/1).
Menariknya, ketika ditanya lebih lanjut apakah kesepakatan dengan Honda sudah resmi tercapai, ia memilih bungkam dan hanya memberikan gestur menutup mulut kepada para jurnalis.
Laporan kepindahan Quartararo pertama kali dihembuskan oleh Motorsport.com dan langsung memicu kehebohan di pasar pembalap.
Jika kepindahan ini terealisasi, diperkirakan akan terjadi efek domino pada paddock tim-tim MotoGP.
Rider asal Spanyol, Jorge Martin, dikabarkan bakal mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Quartararo di Yamaha.
Baca Juga: Quartararo Puji Mesin V4 Yamaha: Proyek Masih Dini untuk Dievaluasi
Menyusul spekulasi kepindahan Pedro Acosta ke tim Ducati Lenovo untuk mendampingi juara dunia sembilan kali, Marc Marquez. Nama Acosta juga dikaitkan dengan tim milik Valentino Rossi, VR46 Racing Team.
Meski didera isu kepindahan ke Honda, Quartararo tetap menunjukkan performa kompetitif di atas lintasan. Pada hari kedua tes shakedown, ia berhasil mencatatkan waktu tercepat keempat.
Posisi puncak sendiri ditempati oleh Jack Miller dari tim Pramac, yang pertama kali membawa mesin V4 ke posisi teratas dalam daftar catatan waktu MotoGP.
Hingga saat ini, baik Yamaha maupun Honda belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan pembalap Prancis tersebut.
Publik masih menanti apakah Quartararo benar-benar akan meninggalkan pengembangan mesin V4 terbaru Yamaha sebelum musim 2027 dimulai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









