Marc Marquez Cedera di Mandalika, Ducati Harap Kondisinya Tak Seburuk yang Terlihat
Leo Farhan | 6 Oktober 2025, 15:29 WIB

AKURAT.CO, Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, harus menepi lebih awal dari balapan utama MotoGP Indonesia usai mengalami kecelakaan pada putaran pertama di tikungan ketujuh Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/10).
Insiden yang melibatkan Marco Bezzecchi itu membuat rider Ducati Lenovo itu terlempar dari motor dan langsung memegangi lengan kanannya
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengungkapkan bahwa Marc Marquez diduga menderita cedera tulang selangka atau ligamen bahu. Ia berharap kondisi sang juara dunia tujuh kali itu tidak seburuk yang terlihat di lintasan.
Baca Juga: Fermin Aldeguer Menangi MotoGP Indonesia 2025 di Mandalika, Kutukan Marc Marquez Berlanjut
"Marc mengalami kecelakaan cukup parah dan tampaknya ada kemungkinan tulang selangkanya retak. Tapi kami harus menunggu hasil pemeriksaan CT scan di Madrid besok sore untuk mengetahui kondisi pastinya," ujar Davide Tardozzi dikutip MotoGP.com.
"Saya berharap cederanya lebih ringan dari yang kami perkirakan sekarang."
Sementara itu, Marc Marquez sendiri mengaku merasakan sakit hebat pada bahu kanan usai insiden tersebut.
Marquez bahkan tampak terlihat menahan nyeri sesaat setelah kecelakaan memunculkan dugaan bahwa ia mengalami dislokasi bahu—cedera yang pernah ia alami sebelumnya.
Namun, pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa ia akan menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum menentukan langkah pemulihan yang dibutuhkan.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Indonesia 2025: Cedera Tulang Selangka Jadi Kekhawatiran
"Saya kembali terjatuh di bagian lengan kanan. Kali ini di area tulang selangka. Sepertinya ada robekan pada ligamen tulang selangka, tapi kami akan pastikan di Madrid," ungkap Marquez.
"Saya akan mendengarkan saran dokter dan mencoba kembali secepat mungkin, tapi tentu tetap mengikuti waktu pemulihan yang dibutuhkan."
Tardozzi juga menyoroti insiden tabrakan dengan Bezzecchi. Ia menilai pembalap Italia itu seharusnya bisa lebih berhati-hati. Apalagi balapan tidak dimenangi dalam satu putaran.
"Menurut saya, Marco tampil luar biasa sepanjang akhir pekan, tapi di lap pertama ia terlalu terburu-buru," kata Tardozzi.
"Balapan tidak dimenangi di lap pertama. Tapi, Marco sudah menyadari kesalahannya dan dua kali meminta maaf kepada Marc."
Meski diwarnai insiden tersebut, Ducati tetap meraih hasil gemilang di Mandalika dengan memastikan triple crown—gelar pembalap, konstruktor, dan tim—untuk musim 2025 dengan empat seri tersisa menuju putaran berikutnya di Phillip Island, Australia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









