Alex Marquez: Ada Pihak yang Ingin Saya dan Marc Berperang, Itu Diinginkan Penonton

AKURAT.CO, Alex Marquez adalah salah satu penantang kuat untuk gelar juara MotoGP 2025. Rider Gresini Racing itu saat ini berada di urutan kedua klasemen sementara dengan koleksi 230 poin.
Ia terpaut 40 poin dari sang kakak, Marc Marquez, yang ada di puncak klasemen dengan raihan total 270 poin. Francesco Bagnaia melengkapi posisi tiga besar dengan 160 poin.
Disinggung mengenai situasinya dengan sang kakak, Alex Marquez merasa saat ini banyak pihak yang menginginkan terjadi "peperangan" antara dirinya dengan Marc Marquez. Namun, Alex menyebut peperangan itu selalu ada karena mereka bersaudara.
Baca Juga: Grand Prix Inggris: Alex Marquez Menangkan Sprint Pertamanya Sejak 2023
"Maksud saya, tentang berbagi strategi, sulit untuk berbagi strategi. Ini adalah balapan di mana Anda harus memacu diri sendiri," kata Alex Marquez sebagaimana dikutip laman Crash.
"Jadi, tidak seperti berbagi strategi. Mungkin Anda bisa berbagi strategi dalam latihan lebih dari sekadar dalam perlombaan. (Tapi) dalam perlombaan, semua orang perlu saling menekan."
Marc Marquez datang ke putaran kesepuluh MotoGP 2025 akhir pekan ini di Grand Prix Belanda dengan keunggulan 40 poin dari Alex di peringkat dua dan unggul 110 poin dari Bagnaia di tempat ketiga.
Di berbagai titik musim ini, Marc Marquez telah berbicara tentang fakta bahwa ia telah berbagi strategi balapan dengan adiknya.
Namun, disinggung apakah hal ini akan terus berlanjut seiring posisinya semakin kuat sebagai rival penantang gelar musim ini, Alex menyebut dia sewaktu-waktu bakal menyerang sang kakak.
Baca Juga: MotoGP Belanda: Marc Marquez Berpeluang Samakan Rekor Kemenangan Giacomo Agostini
"Menurut saya, dari luar, ada pihak-pihak yang mencoba menciptakan perang atau pertempuran antara saya dan Marc. Itulah yang ingin dilihat penonton, untuk melihat persaingan. Kami sudah memilikinya, kami bersaudara," kata Alex.
"Kita harus tetap seperti itu, dan ketika kesempatan seperti sprint di Silverstone tiba, saya akan menyerangnya. Jika dia memiliki kecepatan lebih, dia mustahil untuk dilawan, karena dia lebih cepat, dan Anda tidak akan bisa menyalipnya."
Alex juga menegaskan bahwa secara pribadi dia sangat ingin mengalahkan sang kakak dengan menjadi yang terdepan, dan juga menjadi lebih baik. Namun, saat ini masih agak berat lantaran Marc Marquez masih yang tercepat.
"Tapi itu tidak akan berubah. Saat ini, dia (Marc) lebih cepat dari kami. Karena alasan itu, banyak orang mengatakan 'saya tidak menyerangnya'. Saya tidak menyerangnya karena saya tidak tiba (pada posisi untuk menyerangnya)," kata Alex.
"Dia mungkin memiliki sepersepuluh, dua persepuluh lebih banyak. Ketika seseorang di depan memiliki satu atau dua persepuluh lebih banyak (keunggulan kecepatan), Anda tidak akan tiba (dalam posisi) untuk menyalip mereka."
Alex dituntut untuk balapan dengan cerdas, terutama seperti strategi yang sudah berjalan seperti saat ini. Dia satu-satunya pembalap yang mampu membayangi Marc Marquez.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









