Akurat

Agar Garasi Ducati tak Jadi 'Sensitif', Fransesco Bagnaia Harus Segera Kejar Marc Marquez

Badri | 14 Mei 2025, 19:52 WIB
Agar Garasi Ducati tak Jadi 'Sensitif', Fransesco Bagnaia Harus Segera Kejar Marc Marquez

AKURAT.CO, Penampilan gemilang Marc Marquez di awal musim debutnya bersama tim utama Ducati tampaknya seperti “pisau bermata dua” bagi pabrikan asal Italia tersebut.

Tak pelak karena Ducati bertanggung jawab tidak hanya terhadap Marc Marquez yang sukses memenangi tiga balapan utama dan enam sesi sprint di enam seri yang sudah bergulir di MotoGP 2025, namun juga terhadap Fransesco Bagnaia.

Dengan status dua kali juara dunia, Fransesco Bagnaia sejauh ini baru sekali menjuarai balapan utama, yakni di MotoGP Amerika Serikat, 30 Maret silam. Ketika itu, Marquez tak menyelesaikan balapan karena terjatuh.

Baca Juga: MotoGP Prancis 2025: Johann Zaco Cetak Sejarah di Le Mans, Marc Marquez Kokoh di Puncak

Sejatinya capaian Fransesco Bagnaia tak terlalu buruk mengingat saat ini pembalap asal Italia itu berada di posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2025.

Namun, statusnya sebagai dua kali juara dunia dan kontras dengan capaian Marc Marquez yang langsung “nyetel” dengan motor Ducati tahun ini menjadi bumbu di garasi tim.

Adapun Ducati menginginkan Bagnaia bisa menyaingi Marc Marquez secara dekat dalam persaingan untuk gelar juara dunia.

Alih-alih, pembalap Gresini Racing yang menggunakan spek kedua motor Ducati, Alex Marquez, justru menjadi pesaing utama Marc Marquez musim ini. Alex menempati posisi kedua klasemen dengan empat kali naik podium.

Baca Juga: MotoGP Spanyol: Lewati Quartararo dan Bagnaia, Alex Marquez Juara di Jerez

“Dia (Bagnaia) sudah mengatur ulang persaingannya secara efektif, enam putaran sudah, yang merupakan mimpi buruk karena Marquez melakukan hal-hal yang sangat Marquez,” kata jurnalis Crash, Lewis Duncan.

“Hal-hal akan menjadi lebih baik, kini dia sudah menyadarinya. Tetapi akan ada situasi sensitif di manajemen Ducati.

“Jika mereka tidak bisa memahami pikiran (Bagnaia), di beberapa putaran ke depan, di mana itu perlu terjadi, (persaingan) untuk gelar juara tidak akan terjadi.”

Balapan di MotoGP Prancis, akhir pekan lalu, adalah sinyalemen yang dari prediksi Lewis Duncan. Pasalnya, ketika Marquez memenangi sesi sprint dan runner-up di balapan utama, Bagnaia hanya bisa menempati posisi ke-16 balapan utama.

Selanjutnya, Bagnaia dan Ducati akan menjajal peruntungannya di MotoGP Inggris. Balapan di Sirkuit Silverstone itu akan dihelat pada Minggu (25/5) mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H