Formula E Monaco E-Prix 2025: Rowland dan Buemi Berbagi Kemenangan di Seri Ganda

AKURAT.CO, Formula E kembali menghadirkan aksi seru di sirkuit jalan raya legendaris Monaco pada akhir pekan lalu untuk putaran keenam dan ketujuh musim ke-11 ABB FIA Formula E Championship.
Dalam seri ganda yang digelar Sabtu dan Minggu (3–4 Mei), Oliver Rowland dari tim Nissan tampil gemilang dengan merebut kemenangan di balapan pertama, sementara Sébastien Buemi (Envision Racing) berjaya di balapan kedua yang berlangsung dalam kondisi lintasan basah.
Balapan Sabtu diawali dengan dominasi Dan Ticktum (Cupra Kiro) di dua sesi latihan bebas. Di kualifikasi, pendatang baru NEOM McLaren, Taylor Barnard, merebut pole position usai rivalnya, Rowland, melakukan kesalahan di Tikungan 1. Ini menjadi pole kedua Barnard musim ini setelah Jeddah E-Prix.
Baca Juga: Jakarta Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara yang Selenggarakan Formula E 2025
Barnard memimpin di awal balapan, dibayangi ketat oleh Rowland dan Nyck de Vries. Tekanan berbuah hasil pada lap 12 saat Barnard tergelincir, menyerahkan posisi terdepan kepada Rowland. Strategi Attack Mode dimanfaatkan Rowland secara efektif, terutama setelah pit stop cepat berteknologi Pit Boost yang menyediakan tambahan daya baterai 10% dalam 30 detik.
Rowland memanfaatkan keunggulan ini untuk menguasai jalannya lomba, meskipun sempat mendapat tekanan dari Nico Mueller dan De Vries.
Drama terjadi ketika Barnard bertabrakan dengan juara bertahan Pascal Wehrlein pada lap 24, membuatnya merosot hingga posisi ke-17.
Sementara itu, Rowland memperkokoh posisinya di depan usai memanfaatkan Attack Mode kedua dan akhirnya menyentuh garis finis pertama setelah 30 lap, disusul De Vries dan Jake Dennis yang naik podium meski terkena penalti waktu.
Balapan Minggu berlangsung lebih menantang dengan hujan mengguyur sirkuit. Mitch Evans (Jaguar) menjadi yang tercepat di latihan bebas ketiga, namun kondisi licin membuat banyak pebalap tergelincir saat kualifikasi. Oliver Rowland berhasil merebut pole position secara otomatis setelah semifinal yang kacau tanpa lawan di duel akhir.
Baca Juga: Jakarta E-Prix 2025 Siap Digelar, GEN3 Evo Debut di Sirkuit Ancol
Memulai balapan dari posisi terdepan, Rowland memimpin di awal, diikuti De Vries. Namun Sébastien Buemi yang start dari posisi kedelapan tampil agresif. Setelah memanfaatkan Attack Mode di awal, Buemi merangsek naik ke posisi tiga hanya dalam lima lap.
Duel sengit terjadi di pertengahan lomba antara Rowland, De Vries, dan Buemi, dengan beberapa aksi salip-menyalip di chicane Nouvelle.
Buemi akhirnya mengambil alih pimpinan pada lap 22 setelah menyalip De Vries dan mempertahankan posisinya hingga akhir balapan.
Rowland finis kedua, sementara Nick Cassidy, yang memulai dari posisi ke-14, tampil impresif dan menutup balapan di podium ketiga.
Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi Buemi di Monaco, setelah sebelumnya berjaya pada 2015 dan 2017, sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan sejak New York E-Prix 2019.
Hasil ini memperkokoh posisi Oliver Rowland di puncak klasemen pebalap dengan 115 poin. Di belakangnya, duo Porsche, António Félix da Costa dan Pascal Wehrlein, menguntit dengan masing-masing 67 dan 66 poin.
Porsche masih memimpin klasemen tim dengan 133 poin, diikuti Nissan (126) dan Mahindra (91). Sementara di klasemen manufaktur, Nissan unggul dengan 192 poin, disusul Porsche (163) dan Jaguar (115).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








