Akurat

Jelang Seri Pamungkas, Fransesco Bagnaia tak Pernah Terpikir Taktik 'Licik' Hadapi Jorge Martin

Leo Farhan | 4 November 2024, 19:05 WIB
Jelang Seri Pamungkas, Fransesco Bagnaia tak Pernah Terpikir Taktik 'Licik' Hadapi Jorge Martin
 
 
AKURAT.CO, Juara bertahan MotoGP, Francesco Bagnaia, mampu mengungguli pemuncak klasemen sementara musim ini, Jorge Martin, dengan selisih 3,1 detik pada seri ke-19 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (3/11) kemarin.
 
Kemenangan kesepuluh Pecco (sapaan Fransesco Bagnaia) di musim ini sekaligus memastikan bahwa MotoGP 2024 akan lanjut ke putaran final dengan selisih 24 poin antara Jorge Martin dan dirinya.
 
Disinggung kemungkinan untuk memperlambat laju motornya agar bisa melibatkan rider-rider lain dalam pertarungannya melawan Jorge Martin, Fransesco Bagnaia menyebut tidak pernah mempertimbangkan hal semacam itu.
 
 
Dia hanya ingin menikmati balapan namun juga berharap rider-rider di posisi lima besar klasemen seperti Marc Marquez dan Enea Bastianini bisa ikut bertarung di Sepang untuk merebut lebih banyak poin dari Martin.
 
Tetapi dia juga mengatakan bahwa ia tidak pernah mempertimbangkan untuk sengaja memperlambat laju motornya demi mendekatkan diri dengan pembalap-pembalap yang mengejar mereka.
 
"Saya bukan tipe orang seperti itu dan saya hanya ingin menikmati balapan. Saya menikmatinya. Tapi, jika saya melakukannya, saya tidak akan senang karena itu adalah sesuatu yang tidak pernah saya pikirkan," kata Bagnaia sebagaimana dikutip dari Crash.
 
"Saya pikir itu tidak adil dan kami harus memenanginya (balapan) dengan cara yang adil. Itu akan luar biasa, karena kami berjuang keras, cukup agresif, tetapi bersih karena kami tidak pernah bersentuhan."
 
Bagnaia tahu bahwa setelah tiga sampai empat putaran ketika dia berada di posisi terdepan dia mampu menjaga jarak dari Martin. Bukan hanya dalam hal kecepatan, tetapi juga dalam hal suhu ban.
 
 
Hal itulah yang mampu membuat Bagnaia mengatur kecepatannya untuk memperlebar jarak dari Martin. Sementara juga berharap Bastianini dan Marquez mampu menipiskan jarak dari Martin
 
Untuk tahun ketiga berturut-turut, perebutan gelar juara MotoGP harus berlangsung hingga putaran final. Rencananya seri penutup musim ini akan bergulir di Sirkuit Katalunya, Barcelona.
 
Bagnaia mampu meraih kemenangan di Barcelona tahun ini. Namun, dia masih membutuhkan bantuan dari pembalap lain agar memiliki harapan untuk bisa mengalahkan Martin pada seri pamungkas 15-17 November mendatang.
 
"Saya masih punya kesempatan. (Tapi) kami sangat membutuhkan bantuan dari pembalap lain. Dia (Martin) hanya butuh posisi kedua untuk bisa menang," kata Bagnaia.
 
"Saya tahu bahwa di Barcelona Aleix Espargaro juga akan kuat dan akan membantu Jorge sepanjang akhir pekan. Saya hanya butuh seseorang yang bisa menjadi perantara antara saya dan dia." 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H