Akurat

Kenang Lagi Insiden GP Abu Dhabi 2021, Adrian Newey Anggap Mental Mercedes Terpukul

Badri | 11 September 2024, 18:15 WIB
Kenang Lagi Insiden GP Abu Dhabi 2021, Adrian Newey Anggap Mental Mercedes Terpukul

AKURAT.CO, Setelah resmi diumumkan menjadi desainer teknik anyar Aston Martin untuk 2025, Adrian Newey bicara soal kontroversi seri terakhir Formula One (F1) 2021 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Adrian Newey mengatakan bahwa kondisi kejiwaan Mercedes terdampak atas insiden yang membuat Lewis Hamilton gagal memecahkan rekor juara dunia kedelapan yang sudah di depan mata itu.

“Tidak, itu tidak (memengaruhi saya). Saya kira itu terjadi ke Mercedes,” kata Adrian Newey sebagaimana dipetik dari Crash.

Baca Juga: Buntut F1 GP Abu Dhabi, Michael Masi Dicoret dari Struktur FIA

“Alih-alih bilang ‘oke, kami akan menerimanya dan bergerak maju’, itu mulai memengaruhi kejiwaan mereka dan ini menarik.”

Adrian Newey kala itu masih bekerja di garasi Red Bull di mana pembalapnya, Max Verstappen, menyalip Lewis Hamilton di lap-lap akhir pada bakalan akhir musim di Sirkuit Yas Marina, 12 Desember 2021, itu.

Max Verstappen kemudian merebut gelar juara pertama sekaligus menghentikan upaya Lewis Hamilton untuk meraih gelar juara dunia kedelapan.

Kontroversi ini diikuti dengan pemecatan Direktur Balapan F1, Michael Masi, karena menerapkan aturan yang “berbeda” dengan mengizinkan Verstappen langsung berada di belakang Hamilton dalam regulasi “safety car”.

Baca Juga: Mercedes Ajukan Banding ke CAS soal Safety Car di Abu Dhabi

Menurut Newey, Mercedes tak semestinya patah semangat dengan insiden yang merugikan itu. Mercedes sendiri tak pernah menjadi juara dunia, baik pembalap dan konstruktor, sejak peristiwa Abu Dhabi 2021.

“Saya tidak bisa pergi ke garasi dengan semua kesedihan dan lesu,” kata Newey.

“Bagian dari pekerjaan saya yang saya duga adalah untuk membantu dan semoga memotivasi semua orang untuk tak mengatakan ‘ini tak adil, kita dirampok’. Itu tak membantu, bukan?”

Di sisi lain, teknisi berusia 65 tahun itu mengatakan bahwa Verstappen menjuarai F1 2021 bukan semata karena “bantuan” regulasi safety car. Namun, memang karena pembalap asal Belanda itu punya kepercayaan diri.

“Max sangat percaya diri. Ini dalam cara yang positif, bukan dengan cara negatif. Ada arogansi dan ada kepercayaan diri. Dia tidak arogan tetapi dia percaya diri, keyakinan diri,” ucap Newey.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H