Fernando Alonso tak Percaya Pindah ke Ferrari adalah Impian Masa Kecil Lewis Hamilton

AKURAT.CO, Pernah menjadi rekan setim sekaligus rival keras, Fernando Alonso mengaku cukup terkejut dengan keputusan Lewis Hamilton pindah ke Ferrari. Menurutnya, ia mengenal Hamilton sebagai pembalap F1 yang loyal dengan Mercedes.
“Barangkali itu mengejutkan, saya tidak bohong,” kata Fernando Alonso sebagaimana dipetik dari Crash.
“Tetapi bukan karena perubahan (tim) itu sendiri, lebih karena dari luar tampaknya dia (Lewis Hamilton) sangat terhubung dengan Mercedes dan sangat loyal pada mereka.”
Baca Juga: Resmi Pindah ke Ferrari Mulai 2025, akankah Lewis Hamilton Senasib Vettel dan Alonso?
Fernando Alonso yang pernah bersama Hamilton di McLaren Mercedes pada 2007, juga tidak percaya pada pernyataan koleganya itu bahwa pindah ke Ferrari merupakan impian masa kecil.
“Itu bukan impian masa kecilnya 12 bulan lalu, bukan? Atau dua bulan lalu saya kira, karena sebelumnya impiannya berbeda.”
Hamilton mengumumkan berpisah dengan Mercedes setelah membalap untuk tim itu sejak 2013 pada awal Februari ini. Pembalap asal Inggris juara dunia tujuh kali tersebut akan memulai membalap bersama Mercedes pada 2025.
Fernando Alonso melihat bahwa Hamilton punya prospek positif bersama Ferrari. Pernyataan ini disampaikan Alonso mengingat ia pernah membalap bersama Ferrari selama lima musim pada periode 2010-2014.
Baca Juga: Balapan Makin Padat, Fernando Alonso Mengaku Tak Setuju Kalender F1 2024 Diperbanyak Jadi 24 Seri
Menurut Alonso, Ferrari saat ini punya mobil cepat yang bisa membawa Hamilton bersaing dengan para pengemudi Red Bull. Ferrari, kata Alonso, punya mobil yang bisa bersaing dengan dominasi Red Bull musim lalu.
“Di akhir tahun lalu bahwa dengan mobil Red Bull yang sangat dominan, Ferrari masih bisa menyamai catatan waktu lap dan lebih cepat di sebagain besar kualifikasi,” kata Alonso.
“Jadi saya kira mobil (yang bakal dikendarai Hamilton) semestinya cukup cepat.”
Adapun Lewis Hamilton masih akan membalap bersama Mercedes di musim 2024. Dimulai di Bahrain, 2 Maret nanti, F1 musim 2024 akan menjadi kesempatan bagi Hamilton untuk meraih gelar juara dunia kedelapan sebagai rekor baru.
Musim lalu, Hamilton sama sekali tak bisa meraih kemenangan bersama Mercedes. Namun demikian, juara dunia F1 pertama berkulit hitam itu masih bisa menempatkan posisi di peringkat ketiga klasemen akhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









