Akurat

Jaga Api Regenerasi Bulutangkis Nasional, 518 Atlet Unjuk Gigi di Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Dian Eko Prasetio | 14 Februari 2026, 18:42 WIB
Jaga Api Regenerasi Bulutangkis Nasional, 518 Atlet Unjuk Gigi di Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

AKURAT.CO, Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga mata rantai prestasi bulutangkis Indonesia dengan mengundang 518 atlet muda dari 28 klub mitra dan undangan.

Mereka bersaing dalam ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 yang berlangsung pada 9-14 Februari 2026 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah.

Tahun ini, kompetisi tampil beda dengan format yang lebih menantang. Selain kategori perorangan U-9 dan U-11, panitia menerapkan sistem beregu dengan format Piala Thomas & Uber untuk kategori U-13 dan format Piala Sudirman untuk kategori U-15.

Baca Juga: PB Djarum Rajai Seleknas PBSI 2026, Eng Hian: Seleksi Belum Selesai 100 Persen

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menyatakan bahwa ajang ini adalah wadah krusial untuk mengukur kualitas pembinaan di daerah. Klub-klub dari Manado, Makassar, Bandung, hingga Balikpapan turut ambil bagian dalam "ujian" mental ini.

"Kejuaraan ini adalah upaya kami menjaga nyala api semangat bulutangkis. Tiap klub bisa mengukur kemampuan atletnya agar kita memiliki stok pemain mumpuni untuk melanjutkan tongkat estafet regenerasi elit Tanah Air," ujar Yoppy di Kudus, Sabtu (14/2).

Yoppy menambahkan bahwa sinergi ini telah membuahkan hasil nyata. Nama-nama seperti Selsi Jovika (PB Champion Madiun), serta Moh Zaki Ubaidillah dan Richie Duta Richardo (PB Champion Klaten) adalah bukti lulusan klub mitra yang sukses menembus PB Djarum hingga Pelatnas PBSI.

Tak hanya fokus pada atlet, ajang ini juga menjadi ruang upgrade bagi para pelatih melalui coaching clinic. Tahun ini, pelatih fisik PB Djarum, Ari Subarkah, memberikan pembekalan khusus mengenai peningkatan daya tahan (endurance) atlet saat bertanding.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Sigit Budiarto, menjelaskan bahwa penerapan format beregu campuran dan sistem Thomas-Uber sengaja dilakukan agar atlet terbiasa dengan tekanan mental sejak dini.

Baca Juga: Beri ​Suntikan Motivasi, PB Djarum Guyur Atlet Berprestasi Bonus Total Rp512 Juta

"Kami ingin peserta usia muda terbiasa dengan situasi kompetisi beregu. Ini pelajaran berharga bagi atlet dan pelatih untuk mengasah kegigihan dan semangat pantang menyerah," kata legenda ganda putra Indonesia tersebut.

Antusiasme klub mitra juga mengalami lonjakan tajam tahun ini dengan kenaikan jumlah peserta dari 439 atlet pada tahun lalu menjadi 518 atlet. Hal ini menandakan ekosistem pembinaan di daerah semakin bergairah dalam melahirkan calon bintang masa depan.

"Kami bersyukur respons dari klub mitra sangat baik dengan menerjunkan banyak atlet di berbagai lapisan usia. Kami berharap, seluruh atlet yang terlibat tidak hanya dapat menambah jam terbang tapi juga menjadikan kompetisi ini pembelajaran agar bisa meningkatkan kemampuan mereka," jelas Sigit menuntaskan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.