Thailand Masters: Ana/Trias dan Tiwi/Fadia Kompak Singkirkan Unggulan Teratas di Perempat Final

AKURAT.CO, Sektor ganda putri bulutangkis Indonesia tampil perkasa pada babak perempat final Thailand Masters 2026. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses melaju ke semifinal.
Keduanya lolos ke babak empat besar usai menumbangkan pasangan-pasangan unggulan pertama dan kedua asal Chinese Taipei pada laga Thailand Masters yang bergulir di Nimibutr Stadium, Patumwan, Jumat (30/1).
Febriana/Trias dan Amallia/Fadia menunjukkan mentalitas baja dengan menyapu bersih kemenangan lewat permainan dua gim langsung di laga Thailand Masters kali ini.
Ana/Trias Pulangkan Unggulan Pertama Thailand Masters
Kejutan besar diciptakan oleh pasangan unggulan kelima, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias ini berhasil menyingkirkan unggulan pertama turnamen, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, dengan skor 21-13 dan 22-20.
Baca Juga: Thailand Masters: Rachel/Febi Bungkam Tuan Rumah, Ana/Trias Tantang Rekan Senegara
Ana menyatakan kunci kemenangan mereka di laga ini adalah kesiapan strategi sejak awal laga. Mengingat lawan merupakan pemain berpengalaman, Ana/Trias enggan membuang kesempatan untuk menekan sejak servis pertama.
"Alhamdulillah kami bermain cukup baik dan bisa memenangkan pertandingan hari ini. Lawan bermain cukup baik dan mereka sudah sering ikut pertandingan besar. Jadi dari awal kami memang sudah mempersiapkan akan bermain seperti apa," kata Ana usai laga.
Meski telah mengamankan tiket semifinal, Ana menegaskan bahwa ambisinya dan Trias di turnamen Super 300 ini adalah membawa pulang gelar juara.
"Alhamdulillah bisa masuk semifinal, tetapi perjalanan belum selesai di sini. Kami masih harus berjuang lagi untuk besok. Semoga bisa naik podium satu," tegasnya.
Baca Juga: Thailand Masters: Tunggal Putra Indonesia Pastikan 1 Tiket Final, Alwi dan Ubed Saling Jegal
Menghadapi partai semifinal besok, Trias memilih untuk tetap fokus dan tidak ingin terburu-buru. Ia dan Ana akan segera melakukan evaluasi dan diskusi mendalam dengan tim pelatih guna merancang taktik yang tepat.
"Kami belum lihat lawan besok. Setelah tahu, kami akan berdiskusi dengan Coach Karel dan Coach Nitya bagaimana untuk strategi besok," kata Trias.
Fadia/Tiwi Dominasi Unggulan Kedua
Langkah gemilang Ana/Trias diikuti oleh kompatriotnya, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Pasangan unggulan kedelapan ini tampil memukau saat menghadapi unggulan kedua, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan.
Sempat terlibat kejar-kejaran poin yang sangat sengit di gim pertama hingga menyentuh angka deuce, Tiwi/Fadia akhirnya menang dengan skor 24-22 dan 21-12. Kemenangan ini membuktikan bahwa ganda putri Indonesia memiliki kedalaman skuad yang kompetitif di level Super 300.
Sayang, hasil positif ini tidak mampu diikuti oleh pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang disingkirkan unggulan keempat asal Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe, lewat straight set 18-21 dan 13-21.
Namun, dengan keberhasilan dua wakil yang lolos, Indonesia tetap mampu menjaga asa untuk menciptakan laga all-Indonesian final di sektor ganda putri, sekaligus memperbesar peluang membawa pulang lebih dari satu gelar dari Bangkok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









