Aaron Chia Bantah Rexy Mainaky Soal Kebugaran, Sebut Pelatih Juga Punya Beban Target Kepelatihan

AKURAT.CO, Pebulutangkis ganda putra andalan Malaysia, Aaron Chia, secara terbuka membantah anggapan Direktur Kepelatihan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, yang menyebut ia dan duetnya, Soh Wooi Yik, bermasalah dalam kebugaran.
“Itu kan pandangan Rexy,” kata Aaron Chia di Akademi Bulutangkis Malaysia, Kuala Lumpur, Selasa (27/1), sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
Rexy Mainaky menyoroti kebugaran Aaron Chia/Soh Wooi Yik selepas duet itu tersingkir di putaran pertama Indonesia Masters, pekan lalu. Padahal, Aaron/Wooi Yik sebelumnya semifinalis di India Terbuka dan finalis Malaysia Terbuka.
Baca Juga: Juara di China Terbuka, Ini Komentar Fikri Soal Dampak Herry IP terhadap Aaron Chia/Soh Wooi Yik
Di Indonesia Masters di Jakarta, pasangan ranking dua dunia itu dikalahkan oleh wakil Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, dengan skor 22-20, 19-21, dan 16-21.
Menurut Aaron Chia, kekalahan mereka di Istora Senayan lebih kepada masalah taktik. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kebugaran fisik dan latihan taktik.
“Tentu saja, kami akan terus berlatih di aspek fisik, tetapi kami juga butuh fokus pada latihan di lapangan untuk meningkatkan kemampuan dan taktik kami. Keseimbangan (dua hal) itu penting,” kata Aaron Chia.
Selanjutnya, Aaron akan bersiap untuk menghadapi All England yang bakal digelar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, 3-8 Maret mendatang. Turnamen bulutangkis tertua tersebut menjadi salah satu indikasi kunci penampilan (KPI) bagi Aaron/Wooi Yik.
Baca Juga: Herry IP Tantang Aaron Chia/Soh Wooi Yik Rebut Ranking Satu Dunia sebelum Kejuaraan Dunia
Disinggung soal KPI, Aaron mengaku sudah terbiasa. Pada saat yang sama, ia juga menyinggung para pelatih di Akademi Bulutangkis Malaysia yang juga punya beban KPI seperti pemain.
“Saya kira semua (turnamen) ada (KPI). Semua turnamen ada, pelatih memang ada KPI untuk setahun, tapi pelatih tidak memberitahu kami (apa KPI mereka). Tapi kita tahu lah seperti apa KPI mereka,” kata Chia.
“Kita juga punya target sendiri, KPI itu hanya salah satu target untuk pemain. Yang penting pemain melakukan yang terbaik di lapangan, (jika begitu) saya rasa Anda akan mendapatkan apa yang Anda inginkan.”
Aaron Chia/Soh Wooi Yik berlatih di bawah asuhan pelatih legendaris Indonesia, Herry Iman Pierngadi, sejak awal Februari tahun lalu. Bersama Herry, Aaron/Wooi Yik dibebankan untuk meraih emas bagi Malaysia di Olimpiade Los Angeles 2028.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









