Indonesia Masters: Saling Sikut, Fajar/Fikri Singkirkan Leo/Bagas Dalam Perang Saudara

AKURAT.CO, Perang saudara sudah langsung tersaji di babak 16 besar sektor ganda putra Indonesia Masters 2026. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses memenangi laga melawan kompatriotnya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1), Fajar/Fikri harus bekerja ekstra keras sebelum akhirnya menutup laga Indonesia Masters kali ini dengan kemenangan tiga gim 21-16, 18-21, dan 21-13.
Usai mengamankan gim pertama, Fajar/Fikri sempat kecolongan di gim kedua. Fajar mengakui bahwa Leo/Bagas sengaja meredam kecepatan mereka dengan mengubah tempo menjadi lebih lambat.
Baca Juga: Malaysia Terbuka: Fajar/Fikri Dihentikan Jagoan Tuan Rumah, Indonesia Tanpa Wakil di Final
"Gim kedua mereka memperlambat tempo permainan dan tidak mau mengajak pola cepat kita. Kami terlambat menyadari itu sehingga sempat kesulitan," kata Fajar.
Selain faktor strategi, Fajar secara terbuka mengakui bahwa gaya main Leo sering kali membuatnya tidak nyaman di lapangan.
"Dia bermain sangat halus di permainan bola depan, jadi kadang-kadang saya agak kagok dengan polanya," tambahnya.
Meskipun bertajuk perang saudara, Fikri menegaskan bahwa tidak ada gengsi berlebihan di antara mereka. Baginya, persaingan di ganda putra Indonesia adalah hal yang wajar demi meningkatkan level permainan nasional.
"Bukan gengsi ya, tapi kami di ganda putra memang saling bersaing secara sportif. Semuanya pasti ingin menang dan ingin menjadi nomor pertama di PBSI," tegas Fikri.
Baca Juga: Indonesia Masters: Sempat Mimisan dan Pusing, Sabar/Reza Tetap Tampil Heroik Rebut Perempat Final
Komunikasi yang intens di gim ketiga menjadi kunci bagi mereka untuk kembali mengambil alih kendali permainan.
Fikri menyebut bahwa mereka langsung mengevaluasi kelemahan di gim kedua agar tidak terulang di set penentuan.
Menjelang babak perempat final, Fajar/Fikri menyoroti pentingnya recovery fisik dan mental. Bermain di hadapan publik sendiri ternyata memberikan tantangan yang berbeda.
Di babak perempat final, Fajar/Fikri sudah ditunggu lawan yang memiliki kecepatan dan tenaga yang besar. Fajar menegaskan siapa pun lawannya, mereka harus siap menjalani partai melelahkan lainnya.
"Siapa pun lawannya besok, kami harus siap capek. Mereka mempunyai speed dan power yang sangat bagus, jadi kami harus siap mengantisipasi itu semua," pungkasnya.
Selanjutnya, Fajar/Fikri bakal kembali menghadapi rekan sepelatnas, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang berhasil lolos usai mengandaskan perlawanan wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dengan skor 14-21, 21-18, dan 24-22.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









