Akurat

Evaluasi Malaysia Terbuka, Karel Mainaky Sebut Ana/Trias Masih Kalah Matang

Leo Farhan | 11 Januari 2026, 19:09 WIB
Evaluasi Malaysia Terbuka, Karel Mainaky Sebut Ana/Trias Masih Kalah Matang

AKURAT.CO, Pelatih Kepala Sektor Ganda Outri Pelatnas PBSI, Karel Mainaky, memberikan evaluasi terhadap performa pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari aka Ana/Trias usai berlaga di Malaysia Terbuka 2026.

Meski Ana/Trias menunjukkan progress signifikan, Karel Mainaky menyebut bahwa aspek psikologis dan kematangan strategi di lapangan dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Namun, Karel Mainaky tetap mengapresiasi keberhasilan Ana/Trias yang mampu menumbangkan unggulan dua yang juga wakil tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, lewat straight set dengan skor 26-24 dan 21-17.

Baca Juga: Malaysia Terbuka: Jonatan dan Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri dan Ana/Trias Gugur

Menurutnya, kemenangan di Malaysia Terbuka tersebut membuktikan bahwa secara teknis pasangan Indonesia ini mengalami perkembangan yang pesat.

"Penampilan Ana/Trias di Malaysia Terbuka 2026 sudah cukup baik. Mengalahkan Pearly/Thinaah di rumah mereka merupakan pencapaian yang bagus karena itu tidak mudah," kata Karel Mainaky melalui keterangan resminya.

Namun, Karel menyoroti satu kendala internal yang masih menghantui anak asuhnya, yakni rasa percaya diri. "Secara performa terus berkembang, tapi secara tidak sadar mereka belum yakin kalau mereka itu bisa," katanya menambahkan. 

Titik balik evaluasi Karel tertuju pada laga perempat final saat Ana/Trias melawan unggulan enam asal Korea Selatan, Lee So-hee/Baek Ha-na.

Karel menilai anak asuhnya itu gagal mempertahankan pola permainan saat lawan mulai mengubah ritme hingga harus menyerah dengan skor 21-13, 19-21, dan 13-21.

Baca Juga: Bongkar Pasang Pemain Berbuah Manis, Karel Mainaky Sebut 2 Pasangan Tunjukkan Tren Positif

Ana/Trias terpancing untuk segera menyudahi reli saat lawan sengaja memberikan ruang untuk menyerang. Menurut Karel, hal ini justru menjadi bumerang bagi mereka untuk mengamankan tiket semifinal.

"Terlihat saat bertemu Lee So-hee/Baek Ha-na, ketika lawan mulai main dengan pola pancingan untuk Ana/Trias menyerang duluan, mereka malah jadi nafsu untuk ingin cepat matikan," jelas Karel.

"Mereka lupa kalau poin yang didapat itu justru dari bertahan dulu baru balik serang."

Karel menyimpulkan bahwa faktor utama kekalahan tersebut adalah jam terbang dan kesiapan mental dalam menghadapi pemain papan atas.

"Bicara simpelnya, ya masih kalah matang. Ini yang masih harus terus diperbaiki," kata Karel menegaskan.

Menatap turnamen berikutnya, Karel berharap evaluasi dari Malaysia Terbuka bisa langsung diterapkan di depan publik sendiri.

Tak tanggung-tanggung, Karel mematok target tinggi bagi sektor ganda putri saat nanti tampil di ajang Indonesia Masters 2026 mendatang.

"Saya berharap di Indonesia Masters, Ana/Trias bisa lebih baik, begitu juga dengan ganda putri lainnya. Saya menargetkan bisa ada gelar juara," katanya optimistis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H