Akurat

Korea Masters: Ubed dan Saut Ke 16 Besar, Dhinda Bikin Kejutan di Laga Debut Super 300

Leo Farhan | 5 November 2025, 20:03 WIB
Korea Masters: Ubed dan Saut Ke 16 Besar, Dhinda Bikin Kejutan di Laga Debut Super 300
 
AKURAT.CO, Tiga wakil tunggal Indonesia berhasil melangkah ke babak 16 besar turnamen Korea Masters 2025 setelah menampilkan performa solid pada laga pembuka yang digelar di Wonkwang University Cultural and Sport Center, Iksan, Korea Selatan, Rabu (5/11).
 
Mereka adalah dua pebulutangkis tunggal putra, Moh Zaki Ubaidillah dan Yohanes Saut Marcellyno, juga pebulutangkis tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
 
Di sektor tunggal putra, Moh Zaki Ubaidillah atau yang karib disapa Ubed ini membuka langkahnya dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Chinese Taipei Huang, Ping-Hsien, dua gim langsung dengan skor 21-11 dan 21-16.
 
 
Ubed mengaku puas dengan performanya di laga pembuka ini. Ia menyebut perubahan tempo permainan menjadi kunci untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
 
"Di awal cukup ketat, tapi saya langsung mengubah tempo dengan bermain lebih lambat dan itu membuat lawan tidak nyaman," kata Ubed usai pertandingan.
 
"Pertandingan pertama pasti tidak mudah, jadi tadi saya fokus ke cara bermain dulu. Di sini saya berharap bisa masuk semifinal."
 
Hasil positif Ubed mampu diikuti Yohanes Saut Marcellyno yang juga memastikan tiket 16 besar usai menundukkan wakil Jepang, Riko Takei, lewat laga ketat tiga gim dengan skor 21-16, 11-21, dan 21-13 berdurasi 64 menit.
 
Saut sebenarnya sempat mengalami mimisan di tengah pertandingan. Namun ia tetap berhasil menjaga fokus dan membalikkan keadaan di gim penentuan.
 
 
"Puji Tuhan, sangat senang bisa melewati tantangan hari ini. Sempat mimisan juga, tapi bisa menemukan celah untuk unggul lagi. Kunci kemenangan hari ini semangat juang yang tidak padam," jelas Saut.
 
Di babak 16 besar, Saut akan menghadapi unggulan pertama asal Singapura, Jason Teh Jia Heng, yang tengah tampil konsisten musim ini.
 
"Besok saya akan mencoba yang terbaik. Tidak ada yang tidak mungkin, dan saya juga pernah menang lawan dia," kata Saut.
 
Sayang hasil positif yang diraih oleh Ubed dan Saut gagal diikuti Chico Aura Dwi Wardoyo yang sudah harus tersingkir di putaran pertama usai takluk di tangan wakil Srilanka, Viren Nettasinghe, dengan skor akhir 21-14, 20-22, dan  9-21.
 
Sementara dari sektor tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi mampu membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan ketiga asal Chinese Taipei, Sung Shuo Yun, lewat duel sengit tiga gim (17-21, 21-10, dan 21-19).
 
Dhinda yang sempat tertinggal di akhir gim ketiga mampu bangkit berkat dorongan dari pelatih dan keuletannya dalam bertahan hingga akhirnya mampu mengamankan tiket putaran kedua.
 
"Di gim ketiga saya sudah tertinggal 17-19, tapi pelatih terus menyemangati bahwa pertandingan belum selesai. Saya coba main sabar dan tidak melakukan kesalahan sendiri," ungkap Dhinda.
 
Pebulutangkis putri berusia 20 tahun itu mengaku kemenangan ini menjadi modal berharga pada debutnya di ajang BWF World Tour Super 300 ini.
 
Dhinda bahkan menargetkan dirinya bisa menembus babak semifinal dan memaksimalkan kesempatan yang sudah diberikan.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H