Akurat

Indonesia Terbuka: Fajar/Rian Tersingkir, Sabar/Reza Jadi Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final

Leo Farhan | 8 Juni 2025, 00:47 WIB
Indonesia Terbuka: Fajar/Rian Tersingkir, Sabar/Reza Jadi Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
 

AKURAT.CO, Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, berhasil mengamankan satu tiket final Indonesia Terbuka 2025.

Sabar/Reza ke partai puncak Indonesia Terbuka usai mengandaskan perlawanan wakil Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, lewat laga sengit dengan skor 21-18, 12-21, dan 21-18 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/6).

Dengan kondisi yang tidak 100 persen fit, Sabar/Reza mampu menjaga fokus mereka untuk bisa meraih tiket final Super 1000 pertama mereka. Final ini terasa lebih spesial lantaran di kandang sendiri.
 
Baca Juga: Indonesia Terbuka: Fajar/Rian dan Sabar/Reza Tembus Semifinal, Berpeluang All Indonesian Final

"Kami tadi hanya berusaha fokus, apalagi di set ketiga dari awal kami berusaha buat fokus. Alhamdulillan bisa membuahkan kemenangan, dan ini adalah final Super 1000 pertama kami," kata Sabar selepas laga.

Di babak sebelumnya, Reza sempat mengeluhkan cedera pinggang. Pada hari ini kondisinya masih sama seperti kemarin, namun dia berusaha untuk bisa tampil all out lantaran sudah masuk babak empat besar.

"Menurut saya juga nanggung kalau enggak dimaksimalkan. Jadi ya hari ini saya juga mau fight apapun hasilnya. Saya tetap senang dan bersyukur," beber Reza.

Sabar/Reza berharap kompatriot mereka, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang bertanding di babak semifinal lainnya bisa menemani mereka ke partai puncak besok, Minggu (8/6).
 
Baca Juga: Indonesia Terbuka: Singkirkan Duet Denmark, Fajar/Rian Susul Sabar/Reza Ke Babak 16 Besar

Namun hasil tidak sesuai harapan. Fajar/Rian harus kandas di tangan wakil Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, lewat laga sengit tiga set dengan skor 18-21, 21-19, dan 21-23.

"Pastinya sekarang kami fokus untuk recovery dulu. Karena badan saya juga mulai enggak enak, apalagi kaki dan pinggang saya sudah mulai sakit-sakit," jelas Sabar.

"Kami enggak mau mikirin menang apa kalah. Kami fokus ke kondisi kami berdua dulu. Ketika kondisi kami sudah bagus, kami bisa berpikir jernih dan bisa menampilkan yang terbaik."

Sabar/Reza juga mengakui bahwa dukungan penonton di Istora membuat mereka seperti mendapat tambahan energi di poin-poin krusial. Mereka berharap tetap bisa memberikan penampilan terbaik untuk laga besok.

"Teriakan penonton membuat kami semangat pastinya, cuma kami juga harus kontrol. Kadang adrenalin saya jadi terpacu, karena teriakan di Istora gila banget," kata Sabar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H