Ganda Putra Indonesia Belum Raih Gelar Tahun Ini, Leo Rolly Carnando Sebut Belum 'Hoki'
Leo Farhan | 3 Juni 2025, 14:15 WIB

AKURAT.CO, Sektor ganda putra adalah salah satu sektor yang paling kerap menyumbangkan gelar bagi Indonesia di kejuaraan-kejuaraan bulutangkis internasional.
Namun, belakangan sektor ini sangat kesulitan untuk bisa menyumbangkan gelar. Dari empat partai final yang berhasil diraih tahun ini, tim ganda putra Indonesia belum sekalipun merebut gelar juara.
Menilai situasi tersebut, pebulutangkis spesialis sektor ganda putra, Leo Rolly Carnando, menyebut bahwa mereka hanya kurang "hoki" pada empat partai final yang sudah diraih. Pasalnya, saat ini kekuatan di sektor ganda putra sudah sangat merata.
"Saat ini ganda putra belum dikasih juara saja. Cuma kalau dari segi permainan, kadang mungkin sama, kalau tidak juga tidak terlalu jauh," kata Leo saat ditemui di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin (2/6).
"(Kalah) straight set terus, kalau seperti itu baru jadi tanda tanya besar. Kalau ini kan mungkin karena masalah hokinya, jadi saya rasa, tidak begitu sulit."
Partai final pertama diraih Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat tampil di Indonesia Masters 2025 pada Januari lalu. Diikuti Muhammad Fikri/Daniel Marthin yang menembus final Thailand Masters 2025.
Setelahnya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana tampil apik untuk menembus final All England 2025, namun kembali gagal menyumbang gelar. Fikri/Daniel melangkah ke final kedua mereka musim ini di Swiss Terbuka, namun masih belum mampu pecah telur.
Ambil bagian di Indonesia Terbuka 2025, Leo/Bagas akan meladeni perlawanan duet ganda putra India, Sakwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, untuk memperebutkan tiket babak kedua turnamen Super 1000 ini.
Menghadapi mantan pasangan peringkat satu dunia itu Leo/Bagas akan mencoba untuk mempelajari pola permainan dan kebiasaan lawan dari video permainan mereka.
"Kalau dari saya sama Bagas, kami sudah berlatih dan akan mencoba lebih tahu pola permainan India dulu. Bagas juga sering ketemu dan menang (waktu berpasangan dengan Fikri). Tapi kalau saya sama Bagas belum pernah ketemu," kata Leo.
Walau baru pulih dari cedera, Leo tetap menargetkan untuk bisa meraih gelar juara di depan publik sendiri di Indonesia Terbuka. Apalagi sebelumnya mereka juga mampu melangkah hingga partai puncak di All England 2025.
Leo juga menegaskan bahwa atmosfer di Istora pasti akan sangat jauh berbeda dengan Utilita Arena di Birmingham saat final All England. Namun, ia akan berusaha memaksimalkan waktu yang tersisa ini agar bisa jadi yang terbaik.
"Tapi di sini kan main di Istora, pastinya atmosfernya berbeda, mungkin shuttlecock-nya juga berbeda. Kami akan coba yang terbaik saja besok," katanya.
Tidak seperti biasanya, sektor ganda putra kali ini hanya menurunkan tiga pasangan. Selain Leo/Bagas, tim Merah Putih juga akan diperkuat oleh Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









