Bikin Bulutangkis Korea Selatan Heboh, An Se Young tak Menyesal Kritik Federasinya

AKURAT.CO, An Se Young mengaku tidak merasa menyesal pernah mengkritik Federasi Bulutangkis Korea Selatan (BKA) atas lambatnya penanganan cedera yang sempat dialaminya.
Kritik dilancarkan An Se Young setelah memenangi medali emas Olimpiade Paris 2024 untuk Korea Selatan. Dia juga mengatakan bakal tetap melakukan hal yang sama meskipun dia tidak mendapatkan medali emas di Paris.
"Jujur saja, saya tidak menyangka kata-kata saya akan menimbulkan kehebohan seperti ini," kata An Se Young dalam video yang diunggah di kanal YouTube resmi BWF.
Baca Juga: Sepulang dari Denmark, Hubungan An Se Young dan Tim Pelatih Korea Selatan Masih Panas
"Saya tidak benar-benar menyesali apa yang saya lakukan. Saya akan mengatakan kata-kata itu baik saya menang atau kalah (di final Olimpiade Paris)."
Setelah menjuarai Olimpiade Paris 2024 pada 5 Agustus silam, An melontarkan kecaman terhadap manajemen buruk Asosiasi Bulutangkis Korea (BKA) dan staf tim nasional terhadap cedera lutut yang dideritanya tahun sebelumnya.
Bukan hanya menyuarakan cedera, ratu bulutangkis Korea Selatan itu juga mengomentari praktik "bullying" yang ada di tim nasional bulutangkis Korea Selatan yang dinilai tidak adil bagi para atlet.
Apa yang diucapkan An ternyata memicu kemarahan dan memaksa Kementerian Olahraga Korea Selatan untuk membuka penyelidikan terhadap kinerja BKA.
Hasilnya, pada 31 Oktober lalu Kementerian mengumumkan meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki Presiden BKA, Kim Taek-gyu, atas tuduhan penyalahgunaan wewenang dan menuntut pemecatan Kim.
Baca Juga: Axelsen dan Lee/Wang Raih Gelar Back-to-back, An Se Young Hapus Dahaga Emas Tunggal Putri Korea
"Setelah memenangi medali Olimpiade, saya menerima banyak kritik," kata An sebagaimana dikutip dari laman Korean Times.
"Saya mengalami masa sulit karena saya akhirnya menjadi seseorang yang mengungkapkan masalah ini. Saya hanya ingin melihat beberapa masalah ditangani sehingga keadaan dapat bergerak ke arah yang lebih baik."
Terlepas dari kontroversi tersebut, An mengatakan bahwa saat ini kondisinya sudah lebih baik dibandingkan empat bulan lalu. Ia menyebut bisa kembali bangkit berkat bantuan banyak orang.
Dengan usia yang masih muda, 22 tahun, An mengatakan dia ingin kembali bisa menikmati kompetisi bulutangkis lagi dan melupakan masalahnya dengan BKA dengan target menjadi legenda bulutangkis Korea ataupun dunia.
"Saat ini, saya hanya ingin bersenang-senang dan bermain bagus di setiap pertandingan. Saya ingin menjadi legenda bulutangkis," katanya.
An Se Young sendiri musim ini tengah berada di jalur yang sesuai. Pebulutangkis tunggal putri peringkat satu dunia itu baru saja dinobatkan sebagai pemain tunggal putri terbaik versi BWF untuk tahun kedua beruntun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









