Gagal ke Final Korea Open 2024, Fikri/Daniel Akui Kalah Permainan dari Leo/Bagas

AKURAT.CO Perang saudara tersaji di babak semifinal Korea Open 2024. Di mana dua pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin saling bertarung.
Namun dalam petarungan yang berlangsung di Makpo Indoor Stadium, pasangan Fikri/Daniel harus mengakui keunggulan Leo/Bagas.
Baca Juga: Aryono Miranat: Fikri/Daniel dan Leo/Bagas Cukup Bagus, Fajar/Rian Masih 'Terbayang' Olimpiade
Fikri /Daniel takluk dalam petarungan dua game langsung 9-21 dan 14-21. Menanggapi hasil ini, Muhammad Shohibul Fikri tetap mengucap syukur karena masih berhasil melenggang hingga babak semifinal di ajang Korea Open 2024.
Syukur alhamdulillah bisa ke semifinal. Ini bukan hasil yang buruk, meskipun sebenarnya kami ingin hasil yang lebih,” ucap Fikri dalam keterangan resminya di PBSI.
“Hanya saja dalam pertandingan di lapangan tadi kami tidak bisa keluar dari tekanan,” tambah Fikri.
Selain itu, Fikri mengatakan bahwa memang permainan Leo/Bagas sangat solid dalam petarungan tadi. Kini Fikri pun berharap Leo/Bagas bisa meraih gelar juara Korea Open 2024
“Harus diakui permainan Bagas dan Leo solid. Mereka bisa bermain bagus banget hari ini.”
“Saya berharap Leo/Bagas besok bisa juara dengan mengalahkan ganda tuan rumah,” harap Fikri.
Senada dengan Fikri, Daniel Marthin mengakui penampilan dia di laga tadi masih sangat kurang. Sementara permainan Leo/Bagas lebih baik dari mereka.
Baca Juga: Tampil Dominan, Leo/Bagas Berhasil Melenggang ke Korea Open 2024
Dari servis dan pembukaannya, Leo/Bagas memang bermain bagus sekali. Leo permainan depannya lebih unggul. Tadi mereka banyak mendapat poin dari servis dan pembukaan Leo,” ucap Daniel..
“Sementara kami permainannya tidak keluar sama sekali. Kami tidak mampu mengantisipasinya. Kami tidak bisa keluar dari tekanan. Ke depannya kami harus memperbaiki lagi,” tukas Daniel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









