Australia Terbuka: Putri KW Menang Dominan Hanya Butuh 34 Menit
Leo Farhan | 19 November 2025, 15:55 WIB

AKURAT.CO Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, membuka perjalanan di Australia Terbuka 2025 dengan kemenangan meyakinkan.
Unggulan kedua sektor tunggal putri itu tampil tanpa celah saat menyingkirkan wakil Chinese Taipei, Sung Shuo Yun, dua gim langsung 21-12 dan21-8 pada laga pembuka di Quaycentre, Sydney, Australia, Rabu (19/11/2025).
Putri mengaku kunci kemenangan hari ini adalah bermain lepas dan mengeluarkan seluruh kemampuan tanpa tekanan berlebih.
"Kunci kemenangan saya hari ini adalah menikmati dan mencoba mengeluarkan seluruh kemampuan baik dari pukulan dan strategi. Alhamdulillah berjalan lancar,” ujarnya.
Di tengah padatnya agenda akhir tahun, mulai dari SEA Games hingga peluang lolos ke World Tour Finals, Putri menegaskan pentingnya menjaga faktor non-teknis.
"Setelah ini masih akan ke SEA Games dan secara hitungan juga ke World Tour Finals jadi saya harus menjaga pikiran, menjaga mental dan kondisi badan agar selalu sehat dan terhindar dari cedera. Tekanan pasti ada tapi saya selalu menjadikan ini sebuah motivasi," tuturnya.
Dengan membawa modal menembus babak final Hylo Terbuka pekan lalu, Putri menargetkan hasil maksimal di Sydney.
"Pastinya saya mau hasil terbaik di Australian Open ini, ingin naik podium tertinggi setelah hasil cukup baik di Hylo Open kemarin," katanya menuntaskan.
Sementara di nomor ganda campuran, unggulan kedua Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, juga memastikan tempat di babak 16 besar usai menang atas pasangan Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing, 21-16, 21-18.
Felisha menilai pertandingan berjalan sesuai rencana meski masih ada detail yang perlu dibenahi. Mereka juga sempat tertekan pada fase akhir gim kedua, namun mampu mengimbangi perubahan pola lawan.
"Secara permainan cukup oke walau detil-detil kecil harus diperbaiki lagi. Di gim kedua mereka mengubah dengan semakin rapat, tapi kami bisa jaga fokusnya di poin akhir," jelas Felisha.
"Di gim kedua akhir, lawan mempercepat dan memvariasikan servis jadi kami cukup kesulitan tapi beruntungnya kami bisa mengatasinya dengan main lebih agresif," Jafar menambahkan.
Soal target, Jafar/Felisha menegaskan pasangan ini memilih fokus bertahap demi menjaga konsistensi.
"Tekad kami tetap sama, maunya menang di setiap laga sampai juara, tapi sekarang kami fokuskan step by step saja supaya performanya bisa stabil bagus," tuturnya.
Baca Juga: Korea Terbuka: Jafar/Felisha Takluk dari Duet Senior Denmark, Ginting Masih Sulit Tembus 8 Besar
Selain itu, mereka juga menyoroti pentingnya mengembalikan kepercayaan diri setelah beberapa hasil kurang memuaskan di turnamen sebelumnya.
"Kami mau menebus hasil-hasil kurang bagus, saya mau balikin percaya dirinya dulu biar lebih yakin mainnya," ungkap Jafar menuntaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









