Akurat

Olimpiade Paris: Fadia Kurang Tenang di Poin Kritis, Kecewa karena Dipastikan Tersingkir

Hervin Saputra | 28 Juli 2024, 18:25 WIB
Olimpiade Paris: Fadia Kurang Tenang di Poin Kritis, Kecewa karena Dipastikan Tersingkir

AKURAT.CO, Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti, tak menutupi rasa kecewanya karena tersingkir sejak penyisihan di Olimpiade Paris 2024. Apalagi Paris adalah olimpiade pertama dalam kariernya.

“Pastinya kecewa karena tidak bisa melaju ke babak selanjutnya dan tidak bisa menyumbang medali,” kata Fadia di Paris, Prancis, Minggu (28/7), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

Fadia yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu dipastikan tersingkir dari Olimpiade Paris setelah mereka kalah dengan skor 12-21 dan 22-24 atas unggulan pertama asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Baca Juga: Olimpiade Paris: Gagal Kalahkan Unggulan Pertama, Peluang Apriyani/Fadia Menipis

Kekalahan di laga yang digelar di Porte De La Chapelle Arena, Paris, Minggu (28/7), itu membuat Apriyani/Fadia mendekam di posisi terbawah klasemen sementara Grup A Olimpiade Paris dengan nilai nol.

“Ini menjadi pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga untuk saya. Saya bisa bermain di olimpiade, tidak semua atlet punya kesempatan ini,” ucap Fadia.

“Di Olimpiade sejak pertandingan pertama itu layaknya final. Semangat dan suasana itu yang jadi pelajaran buat saya.”

Apriyani/Fadia sejatinya punya peluang untuk meneruskan pertandingan ke set ketiga ketika unggul 15-13 dan dua kali game point pada posisi 21-20 dan 22-21 di set kedua.

Fadia mengaku kurang tenang saat pertarungan memasuki poin-poin ketat. Apalagi lawan yang dihadapi adalah unggulan pertama yang berambisi meraih medali emas setelah di edisi Tokyo 2020 menjadi runner-up.

Baca Juga: Olimpiade Paris: Apriyani/Fadia Takluk di Laga Pembuka atas Wakil Jepang

“Sayang sekali memang di momen tadi, kami tidak bisa ambil keunggulan di gim kedua. Mungkin kalau bisa ambil, cerita bisa saja berbeda,” kata Fadia.

“Terasa di poin-poin kritis, terutama saya, bermain kurang tenang. Sementara, lawan yang sangat berpengalaman sudah hafal sekali kebiasaan-kebiasaan, sudah tahu mau melakukan apa di momen seperti itu.”

Selanjutnya Apriyani/Fadia akan menghadapi wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, di laga penutup grup A. Laga ini sudah tidak menentukan lagi namun Fadia ingin menutup debutnya di olimpiade dengan kemenangan.

“Masih ada pertandingan terakhir, kami tetap mau fight. Kami tidak mau memikirkan laga ini sudah tidak menentukan lagi, kami mau berjuang sebaik-baiknya,” kata Fadia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H