Akurat

Candra Wijaya Minta Fajar/Rian tak 'Overthinking' Menuju Olimpiade Paris

Leo Farhan | 20 Juni 2024, 15:06 WIB
Candra Wijaya Minta Fajar/Rian tak 'Overthinking' Menuju Olimpiade Paris
 
 
AKURAT.CO, Peraih emas cabang bulutangkis ganda putra Olimpiade Sydney 2000, Candra Wijaya, menilai bahwa Fajar Alfian/Muhammad Rian memiliki kapasitas untuk bersaing dengan pasangan top dunia lainnya di Olimpiade Paris 2024.
 
Dengan kemampuan tersebut, Candra Wijaya meminta pasangan ganda putra peringkat enam dunia itu untuk tidak pesimistis dan terlalu over confidence. Mereka harus bisa menjaga konsentrasi selama pertandingan.
 
"Ketenangan dan konsentrasi paling penting. Jangan overthinking. saya lihat mereka punya kapasitas," kata Candra Wijaya kepada pewarta saat ditemui di bilangan Jakarta, Rabu (19/6).
 
 
"Kita bisa liat kemampuan mereka itu. Artinya kita tidak boleh pesimis dan overconfidence, benar-benar fokus sehingga bisa dengan tenang hadapi turnamen ini. Melihat ajang yang besar itu jangan merasa sepertinya sulit dan lain-lain."
 
Candra sendiri adalah salah satu olimpian yang diperbantukan dalam tim Ad Hoc PBSI untuk bisa memberikan masukan kepada atlet-atlet yang akan tampil di Olimpiade nanti.
 
Kerap mendampingi tim berlatih, dia tahu bahwa para pemain itu memiliki tes fisik yang hasilnya sangat bagus dan juga dalam kondisi siap tempur. Ini merupakan hal yang positif bahwa secara psikologis dan mental kesiapan mereka yang di jaga.
 
 
"Sering kali kita mengabaikan atau bisa dibilang tidak terpikir hal hal yang justru sederhana," jelas Candra.
 
"Hal yang biasa kita lakukan untuk memastikan kemenangan demi kemenangan, karena persiapan yang baik, sehingga confidence sesekali untuk menang."
 
Pasangan ganda putra Fajar/Rian sebelumnya tampil antiklimaks di ajang BWF World Tour Super 1000 Indonesia Terbuka 2024. Di turnamen terakhir jelang Olimpiade itu Fajar/Rian harus tersingkir di putaran pertama.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H