Kento Momota Pensiun, Viktor Axelsen Mengaku Kehilangan Rival yang Sering Mengalahkannya

AKURAT.CO, Pebulutangkis ranking satu dunia asal Denmark, Viktor Axelsen, mengatakan bahwa ia akan merindukan salah satu rival beratnya, Kento Momota. Pernyataan ini disampaikan Axelsen menyusul keputusan pensiun yang diumumkan Momota.
Cukup emosional bagi Viktor Axelsen karena rivalitasnya dengan Momota di periode terbaik pebulutangkis asal Jepang itu adalah yang paling bergengsi di dunia. Momota kehilangan daya saingnya setelah kecelakaan pasca Malaysia Masters awal 2020.
“Sekalipun kamu menendang p****t saya sangat sering, adalah kenikmatan berbagi lapangan dengan kamu,” kata Viktor Axelsen sebagaimana dipetik dari The Star. “Saya merasa beruntung bisa berkompetisi dengan seorang pemain sekaliber kamu.”
Baca Juga: Piala Thomas dan Uber: Indonesia Diperkuat Alwi Farhan, Kento Momota Kembali ke Skuad Jepang
Kento Momota mengumumkan pensiun di usia 29 tahun di ibukota Jepang, Tokyo, Kamis (18/4). Piala Thomas yang akan digelar mulai 27 April nanti di Chengdu, China, akan menjadi penampilan terakhirnya di turnamen resmi.
Kento Momota adalah pebulutangkis terbaik di dunia pada dekade 2018-2019. Di periode itu ia sukses menjadi juara dunia dan juara Asia secara beruntun.
Kecelakaan mobil di Kuala Lumpur, Malaysia, dalam perjalanan ke bandar udara selepas menjuarai Malaysia Masters pada Januari 2020 mengubah semuanya.
Momota harus menjalani operasi mata akibag insiden itu dan sejak itu ia jatuh-bangun mendapatkan momentum kembali ke persaingan elite.
Baca Juga: Indonesia Masters: Istora Mulai 'Berisik' Hari Ini, Kento Momota Tersingkir di Kualifikasi
“Setelah operasi mata, ada bagian-bagian di mana saya tak bisa melihat dan ada bagian tubuh saya yang tidak bisa saya gerakkan,” kata Momota.
Menurunnya penampilan Momota bisa disebut turut membantu membawa Axelsen ke dominasinya saat ini. Pasalnya, dalam 17 pertemuan di level internasional, Momota mengalahkan Axelsen sebanyak 14 kali.
“Kamu memaksa saya bekerja lebih keras dan saya tahun kamu menginspirasi banyak penggemar dan anak-anak di seluruh dunia untuk memainkan raket,” kata Momota.
“Saya harapkan yang terbaik untuk usahamu di masa depan dan selamat atas kariermu yang fantastis.”
Lahir di Mino, Jepang, 1 September 1994, Momota pernah duduk di posisi ranking satu dunia dengan koleksi 16 gelar turnamen BWF dari total 22 final. Momota adalah juara Indonesia Terbuka 2018 dan Indonesia Master 2021.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









