AKURAT.CO, Tim bulutangkis Indonesia mendapatkan hasil positif di beberapa kejuaraan BWF World Tour Series seperti All England dan Orleans Masters.
Di ajang All England Terbuka 2024, dua gelar juara mampu diamankan wakil Merah Putih lewat Jonatan Christie (tunggal putra) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra).
Sedangkan di Orleans Masters, Indonesia sebenarnya mampu mengirimkan tiga wakil ke partai puncak. Namun, hanya sektor ganda putri yang mampu mengamankan gelar juara.
Adalah pasangan Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose yang mampu merebut gelar Super 300 tersebut usai menundukkan wakil Jepang, Rui Hirokami/Yuna Kato, dengan skor 21-12 dan 21-18.
Untuk dua wakil lainnya, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (ganda campuran) dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi harus puas keluar sebagai runner-up.
Cukup puas dengan hasil yang didapat tim bulutangkis Indonesia, Sekjen PP PBSI, M Fadil Imran, menyatakan bahwa pihaknya sudah tahu langkah apa yang harus mereka ambil untuk menghadapi Olimpiade Paris 2024.
"Dari All England, Orleans, dan Vietnam sudah terbaca PR kita. Kita harus memperbaiki aspek
non-teknis dan serius dalam pengembangan lebih lanjut di sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran," jelas Fadil dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (18/3).
Pria yang juga merupakan perwira tinggi Polri itu mengatakan bahwa semua hasil tersebut merupakan implementasi dari strategi Tim Ad Hoc PBSi untuk Olimpiade Paris. Yakni fokus pada perbaikan peringkat atlet serta inovasi melalui penerapan sport science dan tailor-made program.
Penerapan sport science dijalankan dengan melakukan analisis performa yang dibantu teknologi video tagging dan data base, pembuatan profil performa atlet yang terukur secara kuantitatif, serta pelibatan pendekatan psikologi olahraga dalam latihan.
"Pelan tapi pasti, kita melihat perkembangan yang sejalan dengan strategi menghadapi Olimpiade," tutur Fadil.
"Semoga momentum yang baik ini bisa kita jaga sampai di Paris dan kita dapat melanjutkan tradisi emas di Olimpiade. Terima kasih atas dukungan, doa, kritik dan saran dari seluruh masyarakat Indonesia."