Kalahkan Anthony Ginting dalam Perang Saudara, Jonatan Christie Juara All England!

AKURAT.CO, Perang saudara di final nomor tunggal putra All England 2024 akhirnya selesai dengan Jonatan Christie sebagai pemenang. Jonatan mengalahkan kompatriotnya, Anthony Sinisuka Ginting, lewat laga dua set dengan skor 21-15 dan 21-14.
Bertanding di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Minggu (17/3), Jonatan Christie merebut momentum sejak awal pertandingan final All England dengan total durasi 53 menit itu.
Terbukti pemain dengan sapaan Jojo itu langsung unggul 11-4 di interval dan selisih bertambah jauh sampai pada kedudukan 14-11.
Baca Juga: All England: Ginting Lawan Jojo di Final Sore Ini, Fajar/Rian Jajal Duet Terbaik Malaysia
Namun Anthony Ginting tak membiarkan rekan sejawatnya itu melenggang dengan mudah dengan memburu sampai pada skor 15-17.
Namun begitu, Jojo mendapatkan kembali momentumnya untuk merebut empat angka sekaligus pada kedudukan akhir 21-15.
Memasuki set kedua situasi cenderung lebih ketat di awal ketimbang set pertama. Selepas skor imbang 6-6, Jonatan sempat unggul 10-6 dan meraih interval pada kedudukan 11-6.
Setelah interval Jonatan menjauh sampai kedudukan 15-11 namun Anthony Ginting mengejar ke posisi 15-14. Sejak itu, Jojo tancap gas lagi dan menang dengan skor 21-14.
Bagi Anthony Ginting dan Jonatan Christie, perang saudara di All England kali ini merupakan sejarah bagi keduanya. Inilah final All England pertama di sepanjang karier profesional mereka.
Bagi Jonatan, gelar juara di Birmingham tahun ini juga menghapus dahaga Indonesia untuk menempatkan pebulutangkisnya di podium utama nomor tunggal putra All England selama 30 tahun.
Sebelum Jonatan, terakhir kali Indonesia mendapatkan gelar All England di sektor tunggal putra terjadi pada 1994. Uniknya, final tahun itu juga mempertemukan sesama pebulutangkis Indonesia di mana Hariyanto Arbi menjadi kampiun dengan mengalahkan Ardy Wiranata.
Gelar yang diraih Jojo merupakan gelar ke-15 yang diraih Indonesia di sektor tunggal putra All England. Jonatan menjadi orang kelima yang melakukannya setelah Tan Joe Hok, Rudy Hartono, Liem Swie King, Ardy Wiranata, dan Hariyanto Arbi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









